Banyak Pejabat Yang Terjadi OTT , KPK Anggap Sebagai Tragedi

Logo KPK.
JAKARTA | METROPUBLIK.COM – Akhir-akhir ini memang benar banyak pejabat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menganggap sebagai tragedy dan bukanlah prestasi bagi lembaga antirasuah itu.

"Banyaknya OTT akhir-akhir ini yang dilakukan KPK itu bukan prestasi buat KPK. Bagi kami itu tragedi," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Selasa (26/9) malam.

Menurutnya , OTT KPK Merupakan tindak lanjut informasi dari masyarakat. Jika,laporan itu di didiamkan maka masyarakat akan menganggap KPK tak peduli.

"Semua informasi masyarakat kalau tidak ditindaklanjuti nanti (terkesan) apatis juga," ujarnya.

Alex menambahkan, maraknya OTT berarti menyangkut komitmen dan integritas kepala daerah. Sebab, KPK sejatinya telah beberapa kali turun ke daerah dalam rangka melakukan pencegahan.

Sebagai contoh, KPK turun ke Bengkulu dan Banten dalam rangka program koordinasi, supervisi dan pencegahan. Namun, lanjutnya, aparat pengawasan inter pemerintah (APIP) atau inspektorat memang kurang berperan karena posisinya di bawah kepala daerah.

Karena itu, KPK mengusulkan ke Kemendagri agar APIP tidak berada di bawah kepala daerah. "Kami ingin inspektorat independen," katanya.(Agus)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!