Lawan Narkoba , Ketum Komnas Anak Minta BNN Segera Bangun Gerakan Perlindungan Anak

Ketum Komnas Perlindungan Anak.
JAKARTA | METROPUBLIK.COM -  Ketua Umum Komnas Perlindungan  Anak, Arist Merdeka Sirait Meminta  Badan Narkotika Nasional (BNN) Segera Membangun gerakan perlindungan anak sekampung untuk melawan Narkoba.

Hal ini disampaikan Ketum Komnas Perlindungan Anak melalui chat whatsAPP miliknya,Jumat (29/9/2017)  mengatakan , Melibatkan anak baik sebagai kurir dan konsumen narkoba yang dikemas dalam berbagai bentuk sudah lama menjadi perhatian pihaknya.

“Tidak sedikit anak- anak usia TK dan SD dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini oleh orangtua dan para cukong narkoba dimanfaatkan dan dieksploitasi untuk peredaran narkoba. Oleh sebab itu, berdasarkan pengalaman empirik kita dalam penanganan anak berhadapan dengan hukum untuk kasus-kasus narkoba dan zat adiktif lainnya,”Ujara Arist.

Arist Menjelaskan,Data dan temuan yang disampaikan BNN  bahwa bandar narkoba saat ini melakukan regenerasi kepada anak usia TK dan SD sebagai pecandu . Hal ini perlu mendapat perhatian semua pihak khusus orangtua, guru, masyarakat dan para pemangku kepentingan perlindungan anak.

“Apa yang selama ini dikawatirkan oleh Komnas Perlindungan Anak menjadi kenyataan setelah BNN melansir temuannya bahwa anak-anak usia TK dan SD telah menjadi sasaran regenerasi pecandu narkoba  selama menangani kasus peredaran narkoba. Data yang disampaikan BNN telah meneguhkan Komitmen kita untuk melakukan penguatan kepada anak dan keluarga melalui program pencegahan dan deteksi dini terhadap derasnya praktek  eksploitasi anak baik di ruang kelas,  rumah maupun tuang public,”Paparnya.

Dikatakannya, Untuk fakta dan data yang cukup menakutkan ini dan dalam rangka memutus mata rantai darurat Narkoba dikalangan anak-anak,  Komnas Perlindungan anak mendesak segera BNN untuk melibatkan partisipasi  masyarakat membangun gerakan perlindungan anak sekampung untuk melawan Narkoba.

“Kita Yakin bahwa perang terhadap Narkoba harus dimulai dari masing-masing keluarga, Desa dan kampung, dengan demikian tiap-tiap Desa dan kampung saling menjaga anak dari ancaman narkoba. Narkoba harus menjadi musuh bersama masyarakat dan bukan hnya musuh polisi dan BNN saja. Anak-anak harus diselamatkan segera dari bahaya Narkoba yang telah menggurita.(RG)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!