Utoyo Usman : Cuma Satu Cara Untuk Menyatukan Organisasi

Net.
JAKARTA | METROPUBLIK.COM - Tokoh Partai Golkar Utoyo Usman memastikan bahwa Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) akan menggelar musyawarah nasional bersama pada 10-12 Oktober mendatang.
Munas akan mengundang semua pengurus dan anggota SOKSI yang ada meskipun dari faksi berbeda-beda.

"Satu-satunya cara untuk menyatukan organisasi adalah menyelenggarakan munas bersama untuk bersatu. Saya sampaikan bahwa kami telah mendapat izin Partai Golkar untuk menyelenggarakan munas ini. Dan Insya Allah 10-12 Oktober di Jakarta," jelas Utoyo dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (22/9) seperti dilansir rmol.co.

Sesepuh SOKSI itu memaparkan, ide penyelenggaraan munas bersama muncul setelah melakukan rapat pleno DPP Golkar. Di mana, Golkar mengamanatkan untuk melakukan konsolidasi agar SOKSI menjadi satu kembali. Menurutnya, tidak bisa tidak bahwa Golkar harus campur tangan dalam dualisme kepengurusan SOKSI. 

"Sudah pada tempatnya Golkar ikut campur karena merupakan badan yang berwenang mengajukan calon anggota DPR, MPR. Calon-calon itu juga berasal dari kader SOKSI maupun Golkar. Karena para anggota SOKSI secara individual juga anggota Partai Golkar," ujar Utoyo.

Selain itu, pendiri Soksi Almarhum Suhardiman juga mengamanatkan agar jangan sampai SOKSI terpecah berkeping-keping. SOKSI harus bulat dan satu agar punya bargaining position yang besar di masyarakat. Munas nanti juga akan mengundang masing-masing pihak atau dewan pimpinan nasional SOKSI serta anggotanya.

"Siapa yang merasa ingin jadi calon ketua juga kami undang," kata Utoyo.

Mantan menteri era Presiden Soeharto itu menambahkan, keterlibatan semua faksi dalam Munas Bersama SOKSI harus dimulai dari awal. Mulai dari persiapan masing-masing anggota untuk berpartisipasi. Semuanya harus berdiskusi bersama sejak awal dan tidak mempermasalahkan kepengurusan-kepengurusan SOKSI.

"Tidak ada urusannya itu. Urusannya sekarang ini kami sediakan forum anggota SOKSI dan kader Partai Golkar supaya mendapatkan kembali hak konstitusionalnya melalui munas itu," papar Utoyo.

Lanjutnya, apabila tidak memenuhi permintaan Golkar untuk melakukan konsolidasi agar SOKSI bersatu maka sama saja mengorbankan calon-calon anggota legislatif dari partai beringin.

"Jadi, dalam kesempatan ini saya menyatakan semuanya akan kami undang karena ini untuk kepentingan anggota SOKSI dan Partai Golkar untuk menjemput hak konstitusionalnya untuk dipilih," kata Utoyo.

Selain itu juga, untuk kembali ke paham karya kekaryaan yang merupakan ideologi implementasi dari Pancasila dan UUD 1945. Utoyo memastikan tidak ada masalah jika pengurus SOKSI tidak datang memenuhi undangan munas. Sebab, munas akan tetap berjalan.

"Yang rugi mereka sendiri karena tidak mau datang," tegasnya.(rmol)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!