Asyik Konsumsi Narkoba Kedua Pasangan Bukan Suami Istri Di Bekuk Polres Siantar

Pelaku dan BB.
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM – Kedua pasangan yang bukan suami istri di grebek petugas Sat Narkoba Polres Siantar tengah asyik konsumsi Narkoba jenis Sabu-sabu di kos-kosan tepat di belakang salon Madin Jl. Narumonda bawah, kelurahan Karo kecamatan Siantar Selatan kota Pematangsiantar,pada Selasa (17/10/2017) Sekiat pukul 23.00 wib.

Kedua pasangan bukan suami istri ini diketahui bernama, Prima Ardian (31) warga Jalan Flores II  kelurahan Bantan , kecamatan Siantar Barat dan Murniati Purba (21) Pekerja di Salon Madin,warga Jl. Narumonda bawah, kelurahan Karo kecamatan Siantar Selatan.

Informasi yang dihimpun dikepolisian,Rabu (18/10/2017) ,penangkapan tersebut berawal mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengamankan kedua pelaku ini. “Benar kita sudah amankan kedua pelaku yang bukan suami istri,”Ungkap Kasat Narkoba Siantar, AKP.Mulyadi.

Dikatakan Mulyadi , Awal penangkapan personil melakukan pengintaian dari lubang kunci pintu, dan melihat didalam kamar kosan tersebut ada dua orang  laki-laki dan perempuan yang bukan suami - istri. “ Petugas langsung grebek tempat tersebut dan diamankan barang bukti berupa, 2 paket sabu seberat 0,6 gram dan 2 buah potongan plastik klip, didapat didalam keranjang sampah yang terletak didalam kamar, 4 buah mancis, 1 buah kompeng karet dan 1 buah Ketambat,  yang ditemukan dilantai kamar, dan 1 buah Bong dari Aqua gelas yang ditemukan dekat keranjang sampah dilantai dalam kamar,”Papar Mulyadi.

Di dalam kamar ,Lanjutnya , juga di temukan di Closed dalam kamar mandi 1 buah pipa kaca, dan 1 buah Ketambat,. Kemudian petugas mengamankan dilantai kamar mandi ditemukan 1 paket sabu, 1 buah mancis, 1 buah Bong dari Aqua gelas, 1 buah tutup botol, 3 buah pipet, dan 1 buah sendok dari pipet.

“Kedua tersangka kita boyong di mako Polresta Siantara dan  kedua yang bukan pasangan suami istri ini akan di kenakan Pasal 114 subs 112 uu 35 tahun 2009 ancaman 5 tahun penjara,”Pungkas Mulyadi. (Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!