Gegara Bertengkar Dengan Istri , Herman Nekat Akhiri Hidupnya Minum Racun

Herman.
SIMALUNGUN | METROPUBLIK.COM - Herman Harianja (41) Warga Huta IV, Nagori Bandar Manis, Kecamatan Pemantang Bandar,  Simalungun, Di temukan tewas di dalam Rumahnya diduga minum racun, setelah bertengkar dengan isterinya. Sabtu (14/10).

Informasi yang dihimpun , peristiwa itu bermula diketahui oleh isteri korban, Murni Simangunsong (36) pada kamis (12/10/2017) sekitar pukul 21.30 wib suaminya pulang kerumah dalam keadaan mabuk alcohol. Kemudian istri korban menyuruh korban tidur karena esoknya bekerja seperti biasanya.

“Saya menyuruh suami saya tidur, sebab besok akan bekerja. ”Pak Frans tidur lah”.
Kemudian suami saya menjawab, ”kau taunya tidur saja”. Kemudian saya pun membalas dengan berkata “aku capek kali, besok kita harus bekerja pak frans”.Ujar Murni menirukan pembicaraan mereka sebelum peristiwa nekat itu terjadi.

Dikatakannya,  pada saat pertengkaran mereka berlangsung , anak mereka Fransisko Harianja (10) terbangun dan pertengkaran itupun berhenti karena sembari menidurkan anaknya. “ Sekira pukul 00.30 WIB, saya terbangun dan membangunkan Suami saya itu, Suami saya tidak juga bangun dan tidak bergerak sama sekali. Saya Sempat Panik, Saya pun keluar rumah dan memanggil Wilson Samosir (59), tetangga Kami. kemudian, Wilson datang ke rumah dan ia memeriksa nadi suami ku itu, wilson mengatakan denyut nadinya tak berdetak lagi, Pak Frans telah meninggal”,Paparnya.

Sementara itu Fransisko Harianja (10) yang masih duduk di bangku kelas 5 SD mengungkapkan, sebelum ayahnya meninggal dunia, dirinya melihat ayahnya pergi ke dapur dan membawa botol racun serta meminumnya di ruang tamu dalam posisi berdiri. setelah itu ayah kandungnya tersebut terjatuh sambil muntah muntah.

Baca Juga : Wanita Penjual Roti di Pajak Horas di Temukan Warga Terbujur Kaku

Kemudian Fransisco berbaring di samping ibunya untuk tidur kembali. Karena selama ini kalau Korban ditegor anak maupun istrinya, korban selalu memukul dinding. Karena itu anaknya takut kepada ayah kandungnya. "Ayah Meminum dengan menggunakan Botol sambil berdiri, ayah pun muntah muntah".Kata Fransisko.

Setelah mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut, pihak Polsek Perdagangan langsung mendatangi lokasi untuk cek TKP dan memeriksa saksi-saksi dan mengamankan beberapa barang bukti berupa kain sarung berwarna hijau terang yang berisikan bekas muntah korban dan kain panjang berwana hijau lumut yang berisikan bekas muntah korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis Eli Boru Sinaga di Puskesmas Pematang Bandar bahwa tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban sudah membuat Surat Permohonan ataupun Pernyataan agar tidak dilakukan Autopsi dan jasad korban disemayamkan di rumah duka” Ucap Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A Tambunan .(Rizal)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!