Jones Gultum Menangis di Tuntut 3 Tahun Penjara

Joner Gultom
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Terdakwa Joner Gultom (51) menangis setelah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Siantar. selasa (10/10). 

"Menuntut tindak pidana terhadap terdakwa Joner selama 3 tahun kurungan penjara dan dikurangkan seluruhnya dengan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa". ucap JPU Samuel Sinaga dalam tuntutannya. 

Samuel menjelaskan, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana " Karena kelalaiannya menyebabkan Mulia Sihombing menderita luka berat lalu meninggal dunia dan luka-luka yang dialami saksi korban Yuli Safitri Sihombing" sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 310 ayat (3) dan ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. 

JPU menerangkan hal yang memberatkan untuk terdakwa, perbuatan terdakwa mengakibatkan Mulia Sihombing meninggal dunia, perbuatan terdakwa juga mengakibatkan Yuli Safitri Sihombing mengalami luka. dan hal yang meringankan untuk terdakwa, bahwa terdakwa bersikap sopan di persidangan, terdakwa mengaku berterus terang dan menyesali perbuatannya, dan terdakwa belum pernah dihukum. 

Setelah selesai JPU membacakan tuntutan kepada terdakwa, lalu Majelis Hakim yang diketuai Ivan L Simanjuntak, dengan dua anggota Risbarita Simorangkir, dan M. Iqbal, bertanya kepada terdakwa. apakah atas tuntutan tersebut terdakwa ada permohonan?. 

Lalu terdakwa Joner menangis dan mengatakan kalau dirinya sangat menyesali perbuatannya dan meminta agar hukumannya diringankan. 

" Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringkan". tangis terdakwa Joner hingga tersedak-sedak. 

Namun saat majelis hakim menanyakan kepada JPU atas permohonan terdakwa kepada majelis hakim. JPU mengatakan tetap pada tuntutannya " Tetap pada tuntutan saya yang mulia". pungkas Samuel Sinaga 

Mendengar jawaban JPU, lalu majelis hakim menunda persidangan hingga minggi depan untuk agenda putusan. " Baiklah sidang kita tunda sampai tanggal 17 Oktober 2017 untuk agenda putusan. dan majelis hakim juga akan mempertimbangkan permohonan terdakwa". Tutup Ivan sembari mengetuk palu. 

Sekedar diketahui, pada hari sabtu 01 Juli 2017 sekira pukul 08.00 Wib terjadi kecelakaan antara angkutan umum dan sebuah sepeda motor Vario di Jalan Rangkuta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba. 

Akibatnya salah seorang korban Mulia Sihombing meninggal dunia di salah satu Rumah Sakit Bina Kasih kota Medan dan Yuli Safitri mengalami luka-luka. (Rizal)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!