Polsek Deli Tua Ungkap Kasus Pengedar “UPAL”

Kedua Pelaku dan BB.
DELITUA | METROPUBLIK.COM - Polsek Delitua Bekuk dua orang pengedar  uang palsu (UPAL), di dua tempat berbeda,pada Rabu (11/10/2017) Pukul 14.00 wib.

Kedua pelaku tersebut diketahui bernama,Rahmad Efendi Sembiring (40) warga Desa Batu Mbelin,kecamatan Namorambe dan Ahmat Anto (53) warga jermal 3 bangun sari I. No 7. Kelurahan Datok gabu, kecamatan , Percut sei tuan.

Informasi yang dihimpun , Minggu (15/10/2017) ,kasus ini terungkap atas informasi dari masyarakat. Kemudian petugas menindak lanjuti info tersebut dan diamankan tersangka,Rahmat Efendi Sembiring tepat di Jln  A.H nasution kel. Kwala bekala kec.  Medan johor,dengan barang bukti 4 Juta Upal dan Ahmat Anto diamankan di  Jl jamin ginting kel kwala bekala kec.  Mdn johor,dengan barang bukti 2,5 juta yang tengah bertransaksi Upal.

Kedua tersangka ini di boyong  di mako polsek Deli Tua , sementara rekan lainnya, “NDUT” masuk ke daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolsek Deli Tua,Kompol Wira Prayatna,Sik  membenarkan kejadian ini dan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” Kita aman barang bukti dari tangan tersangka berupa , 14 Lembar uang tukaran Rp.100.000,-, 102 Lembar uang tukaran Rp.50.000,-,2 Lembar uang tukaran Rp.20.000,-, 16 Lembar uang tukaran Rp.10.000,-,1 Buah dompet warna hitam,1 buah dompet warna cokelat,1 buah hp nokia warna hitam,dan 1 buah hp nokia warna biru,”Ujar Wira.

Baca Juga : Buang Sabu-sabu di Lubang wc,Pria ini di Arak di Polsek Deli Tua

Dikatakan Wira, pihaknya akan berkodinasi dengan sat reskrim Polrestabes Medan pihak Bank Indonesia untuk  mencegah dan mengungkap peredaran uang Palsu. “Bagi Masyarakat yang menemukan uang palsu agar lapor ke petugas kepolisian atau manfaatkan aplikasi polisi sumut kita dalam pelaporannya,”Pungkasnya.

Kedua tersangka dipersangkakan menyimpan, mengedarkan uang palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 ayat 2 dan ayat 3 UU RI No 7 tahun 2011 tentang  mata uang dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 50 Milyar.

Baca Juga : Gegara Bertengkar dengan Pacarnya ,Pria ini Nekat Gantung Diri

Diketahui , Tersangka Ahmad anto pernah dihukum di Pengadilan Negeri (PN) Medan pada tahun 2010 selama 4 tahun dalam  perkara mengedarkan uang palsu.(Rendy).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!