Seorang Pembunuh Bayi di Tuntut 15 Tahun Penjara

Terdakwa
SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Setelah Selesai sidang dari saksi saksi beberapa minggu yang lalu, kini Mangara Tua Siahaan (34) Jalan Farel Pasaribu kelurahan Suka Makmur kecamatan Siantar Marihat.Menjalani Sidang yang beragendakan tuntutan, Perkara pembunuhan Bayi Jolio, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar Selasa (24/10) Sekira Pukul 14.00 WIB.

Ketua majelis hakim Fitra Dewi bersama anggota Fhytta sipayung dan simon sitorus, mendengarkan Tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Ana lusiana, untuk terdakwa Mangara tua siahaan dengan di dampingi penasehat hukum Pondang Hasibuan.

JPU Anna Membacakan perbuatan yang memberatkan bagi terdakwa Mangara bahwa, perbuatan terdakwa mengakibatkan Jolio Sinaga meninggal sehingga menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi keluarganya, perbuatan terdakwa dilakukan secara sadis, Karakter, moral, keadaan sosial dan ekonomi terdakwa sesungguhnya lebih mapan dibandingkan keluarga korban, terdakwa memiliki riwayat pemakai putauw sehingga keadaannya mampu melakukan kekejian kepada anak dibawah umur, dan terdakwa tidak berterus terang di persidangan.

Terdakwa dituntut selama 15 tahun dikarenakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam pasal 80 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan penuntut umum.

Setelah JPU selesai membacakan tuntutan,  terdakwa Mangara yang didampingi kuasa hukumnya, Pondang Hasibuan mengatakan, kalau terdakwa akan melakukan nota pembelaan secara tertulis.

"Terima kasih yang mulia, setelah tadi saya berdiskusi kepada terdakwa, terdakwa akan melakukan nota pembelaan secara tertulis yang mulia,"ungkap Pondang.

Mendengar jawaban dari kuasa hukum terdakwa, kemudian majelis hakim, memberikan waktu selama 7 hari untuk kuasa hukum terdakwa menyelesaikan nota pembelaan atas tuntutan jaksa.

"Baiklah majelis hakim memberikan waktu selama tujuh hari kepada terdakwa dan kuasa hukumnya untuk menyelesaikan nota pembelaannya secara tertulis dan sidang akan kita lanjut pada Selasa depan, 31 Oktober 20017 dan sidang kita tunda,"ucap Fitra Dewi sembari mengetuk palu, menutup persidangan. (Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!