Tello Dituntut 1tahun 6 bulan Oleh JPU karna melakukan Penganiayan terhadap Dedi

Terdakwa
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Terdakwa Rocky Marcyano Sihaloho ALS Tello (29) Menjalani sidang perkara Penganiayan terhadap Korban Dedi, Lalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firdaus Maha Menjatuhkan tuntutan selama 1 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar. Selasa (31/10). Sekira pukul 14.30 WIB.

Terdakwa Rocky Marcyano Sihaloho alias Tello (29), ia Menganiaya Korban Dedi hingga mengalami Luka dan pendarahan di bagian rahang sebelah kirinya.

Kemudaian Atas perbuatannya itu, terdakwa Tello pun dituntut oleh JPU Firdaus Maha ia menjatuhkan tuntutan selama 1 tahun 6 bulan penjara.

"Menuntut tindak pidana terhadap terdakwa Tello selama 1 tahun dan 6 bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara", JPU Firdaus Maha membacakan tuntutan untuk terdakwa Tello.

Lanjut, Jaksa menjelaskan, atas perbuatan terdakwa kepada Dedi. Terdakwa terbukti bersalah, akibat perbuatannya itu ia terdakwa (Tello) dikenakan dengan pasal 351 ayat (1) KUHP.

Setelah mendengar tuntutan dari JPU, Majelis Hakim yang diketuai oleh Ipan Lodewyk Simanjuntak dan dengan dibantu oleh dua Hakim anggota Risbarita Simorangkir dan M Iqbal Mengatakan. Meminta agar terdakwa Tello membuat permohonona secara tertulis atas tuntutan yang diberikan oleh JPU.

Lalu terdakwa mengatakan kalau dirinya tidak ada permohonan atas tuntutan yang diberikan oleh JPU tersebut atas dirinya. " Tidak ada pak hakim". Ucap Terdakwa kepada majelis hakim.

Kemudian, Mendengar jawaban itu, Lodewyk langsung menunda persidangan. "Baiklah dikarenakan terdakwa tidak ingin membuat permohonan atas tuntutan tersebut, sidang ini kita tunda hingga minggu depan untuk membacakan putusan kepada terdakwa". Tutup Lodewyk sembari mengetuk palu.

Diketahui Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika terdakwa Rocky Marcyano Sihaloho Als Tello mendatangi saksi Omay Koswara dan mengatakan kepada Omay Koswara apa tujuan Omay Koswara ke Kantor Polres, kemudian Omay Koswara mengatakan kepada terdakwa kalai dirinya datang untuk melihat temannya yang berjualan di kantor polres.

Kemudian dikarenakan terdakwa tidak menerima jawaban Omay Koswara,lalu terdakwa memarahi saksi Omay Koswara, dan Omay Koswara meminta tolong kepada saksi korban Dedi Setiadi Gunawan untuk menghubungi abang Dedi Setiadi Gunawan.

kemudian terdakwa mendatangi saksi korban Dedi Setiadi Gunawan dan mengatakan kepada saksi korban Dedi Setiadi Gunawan “Kau Adiknya si Heri? Panggil dia kesini”, selanjutnya saksi korban Dedi Setiadi Gunawan tidak menanggapi perkataan terdakwa.

Merasa tidak ditanggapi terdakwapun menendang pipi sebelah kiri saksi korban Dedi Setiadi Gunawan dengan menggunakan kaki sebelah kanan sebanyak 1 kali sehingga membuat rahang korban Dedi Setiadi mengalami pendarahan. (Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!