Warga Mengeluh Pembangunan IPAL Di Depan Rumah

Pembangunan IPAL Di Depan Rumah
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Warga yang tinggal di Jalan Seram Bawah, Gang Swadaya, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Mereka mengeluhkan pembangunan Ipal Komunal.Selasa (10/10).

Warga, Supriadi dan Hendri, Mereka mengeluhkan lokasi pembangunan Ipal Komunal itu. Mereka berdua mengatakan, kalau bukan mereka saja yang mengeluhkan pembangunan ipal itu, ada 18 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Gang Swadaya itu yang mengeluhkan lokasi pembangunan ipal tersebut.
"Pertama seharusnya bukan disini dibangun. Tapi dibelakang. Dekat parit. Kalau disitu kami setuju. Tapi dibangun pula didepan ini, di pinggir jalan utama masuk gang ini. Cuma ini, satu-satunya jalan masuk ke gang (Swadaya) ini,"keluh mereka.
Selain mengganggu akses jalan, lokasi pembangunan Ipal Komunal yang sudah berjalan 2 bulan terakhir ini sangat tidak relevan bagi mereka. Karena, didekat pemukiman ramai, dibangun Ipal Komunal yang kemungkinan akan mengeluarkan bau tidak sedap nantinya.

"Dibangun di simpang pinggir jalan ini. Jalan gang ini pun sudah beberapa kali longsor karena pembangunan ini. Mengeruk semen ditengah jalan, jadi kami tidak dikasi akses keluar masuk. Lalu, gimanalah kalau sudah jadi nanti ini, baunya pasti gak enak kali,"lanjut mereka.
Tertulis di plank proyek, pembangunan ini adalah program Sanimas IDB tahun 2017 dengan lokasi yaitu Lingkungan II Kelurahan Bantan, LKM Prima Keadilan selaku koordinator dan pelaksana yakni KSM Swadaya dengan biaya Rp 425 juta.
Ditemui di lokasi pembangunan, Pramono selaku pelaksana mengatakan, bahwa pembangunan Ipal Komunal itu sebelumnya sudah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar. Mengenai keluhan warga, ia mengaku belum ada mendapat keberatan tersebut.
"Ini sudah jalan dua bulan pembangunannya bang. Kalau soal bau, kita lihat saja nanti selesai, bagaimana sebetulnya. Karena, kalau Ipal Komunal ini mengeluarkan air bersih setelah diolah, bukan air kotor. Kalau keberatan belum tahu kami bang," .
Mengenai adanya jalan longsor, bahwa mereka selaku pelaksana pembangunan tetap memperbaiki jalan itu yang disebabkan oleh hujan deras. "Tetap kami perbaiki itu bang. Kalau Ipal Komunal ini, minimal untuk 50 KK bang," Ucap Pramono.(Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!