2 Orang Mengaku Pegawai Bank BRI Hipnotis dan Ambil Cincin Opung ini

Korban.
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Dua orang Pelaku bermodus Pegawai Bank BRI dengan mengendarai Mobil Avanza Mereka mengelabuhi Jarli Purba (69) Sehingga Cincin Tiga Mayam Pemberian Anak nya Raib, Terjadi Di Bank BRI jalan Merdeka, Kelurahan proklamasi, kecamatan siantar Barat Senin (6/11) siang Sekira pukul 12.00 WIB.

Jarli Purba (69) warga Jalan Renville Lorong 2, Kecamatan Siantar Timur Ia harus terpaksa meneteskan air mata akibat diduga ia dihipnotis oleh kedua pelaku bermodus mengaku Pegawai Bank BRI.

Informasi dihimpun dari korban saat ditemui di halaman parkir Bank BRI, Jarli yang merupakan mantan sopir Sepadan ini menceritakan, sebelum kejadian dirinya saat itu berangkat dari rumahnya menaiki angkot menuju kota dan berhenti di depan Kantor Pos Jalan Sudirman Pematangsiantar.

"Saya tadinya hendak mengurus Jamkesmas Kesehatan usai dari Rumah Sakit, makanya aku berangkat dari rumah dan berhenti di depan Kantor Pos Jalan Sudirman Pematangsiantar," Ucapnya kepada metropublik.com,Selasa (7/11/2017).

Kecewa Kasusnya Tidak di Tangani oleh Polres Siantar,Rosmasi Membuat Laporan ke Poldasu

Saat hendak menuju Bank BRI, Jarli berdiri sejenak sembari mau menyeberang jalan karena lokasi Bank BRI kebetulan tak jauh dari lokasi Kantor Pos Jalan Sudirman. Tak diduga tiba-tiba satu unit mobil Avanza berhenti di depan korban.

Singkat cerita mobil yang berhenti, dari dalam mobil orang keluar menemui korban lalu berkata,"mau kemana pak? Kami ini pegawai Bank BRI kalau ada keperluan bareng ama kita aja. Kami akan antar Bpk ke lokasi Bank BRI."Kata opung ini dengan menirukan ucapan pelaku.

Korban yang tak menaruh curiga langsung mengiayakan dan masuk ke dalam mobil pelaku. Mereka pun melaju dari depan Kantor Pos menuju Bank BRI." Aku tak curiga karena mereka bilang pegawai bank sewaktu menemui aku, makanya aku masuk dan mengiayakan ke dalam mobil pelaku."Jelasnya.

Sialnya sewaktu diperjalanan pelaku ada dua orang dalam mobil yang belum diketahui identitasnya bukannya langsung mengantar korban ke lokasi Bank BRI di Jalan Sudirman melainkan memutar haluan ke kawasan stasiun kereta api di Jalan WR Supratman." Aku dibawa keliling oleh mereka sewaktu di dalam mobil itu bukannya langsung diantar ke bank. Pelaku saat itu kasih sehelai tissue sama ku dan berkata lepaskan lah cincin mu itu dan bungkuskan pakai tissue ini,"ucap Jarli menirukan perkataan pelaku saat di dalam mobil waktu itu.

Akibat Mendahului ,Pengendara Roda Dua di Sorong Inova

Setelah korban dikelilingkan, cincin dibungkus korban saat itu dan entah gimana diduga'tak sadarkan diri' pelaku memutar mobil dan mengantarkan korban menuju Bank BRI dan diturunkan persis depan ATM BRI dan pelaku langsung pergi," Usai dikelilingkan mereka menurunkan ku di depan ATM BRI. Setelah itu mereka pergi. Disitulah aku sadar cincin yang sebelumnya aku lepas dalam tissue sudah tidak ada lagi. Itu cincin pemberian anak ku istilah orang batak'cincin tondih-tondih' karena aku sakit-sakitan selama ini,"Papar Jarli seraya berkata uangnya tak ada.

Korban akhirnya dibantu rekan wartawan mencoba mendampinginya melaporkan kejadian dialaminya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar Jalan Sudirman Pematangsiantar.

Hingga saat ini korban masih dimintai tanggapan oleh petugas jaga SPKT Polres Siantar guna mengetahui kronologis penyebab dugaan modus penipuan dialami Jarli." Petugas kita masih mendalami keterangan dari korban untuk proses penyelidikan petugas," Ucap Kasubbag Humas Polres Siantar AKP M Barus saat dikonfirmasi, awak media ini.

Penulis : Rizal Regar
Editor   : Rendy
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!