Bayar Ongkos Pakai UPAL,Wanita Pensiunan PNS ini Masuk Bui

Pelaku dan BB
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM – Seorang wanita pensiuanan pegawai negeri sipil (PNS) berinisial R boru S (50) warga Tiga dolok, Simalungun,terpaksa berurusan dengan polisi. Pasalnya ia kedapatan mencetak dan mengedarkan uang palsu,Selasa (1/11/2017).

Informasi di himpun, peritiwa itu berawal saat supir angkot menurunkan pelaku di Simpang 2 jalan saribu dolok dekat timbangan dan menerima ongkos dari pelaku dengan menggunakan uang palsu (UPAL) rp.50 ribu.

Supir angkot mengira uang yang diberikan pelaku hanya rp. 5 ribu rupiah ,sehingga ianya mengembalikan kepada pelaku rp.2 ribu rupiah. Sontak pelaku mengatakan bahwasanya uangnya rp.50 ribu,sehingga supir itu pun mengembalikan uang pelaku sebanyak rp.47 ribu rupiah.

 Kemudian supir angkot ini curiga uang yang diterimanya adalah bukan uang asli. Kemudian korban mendatangi polsek marihat untuk melaporkan Bahwa ada sewa yang membayar ongkos dengan uang palsu kepadanya.

Kemudian, personil dan sopir angkot pun langsung menuju ke tempat tersangka turun dari angkot dan untung pelaku masih berada ditempat.

Petugas pun menemukan uang palsu dari tangan tersangka berupa, Uang palsu pecahan 100 ribu 57 lembar, pecahan 50 ribu 5 lembar, 5 ribu 2 lembar dan printer Canon Pixma MP 287, kertas APS warna Merah 1 rim dan 1 buah gunting.

Lalu personil  memboyong tersangka bersama barang bukti ke polsek siantar marihat untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek siantar Marihat AKP. Rudi Lapian membenarkan kejadian ini  dan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kita telah mengamankan barang bukti uang palsu dari tangan tersangka, maka ia akan dikenakan dengan pasal 244 KUHP,”Ungkap Rudi sembari mengakhiri. (Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!