Diduga Pengerjaan Overlay di Kota Kuala Tungkal Terkesan Asal Jadi

Kondisi overlay asal jadi.
JAMBI – Diduga terindikasi tindak pidana korupsi (Tipikor) pekerjaan Overlay (lapisan perkerasan tambahan) jalan dalam kota Kuala Tungkal yang menghabiskan anggaran yang berasal dari dana APBD Tahun 2017 nilai kontrak Rp 5.906.440.000, pelaksanan PT. Maras Bangun Persada dan Konsultan Pengawas CV Karina plan,Tanjabbar Tahun 2017 kini pengerjaannya terkesan asal jadi.

2 Terdakwa ini di Vonis 7 Tahun Penjara Oleh PN Siantar Karena...

Hal ini dikatakan Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) Gerakan Anti Korupsi (GANK) kuala Tungkal,Kamarudin mengatakan pihaknya sangat menyayangkan penkerjaan Overlay tersebut yang diduga terkesan asal jadi. Sehingga jalan itu tidak bisa dinikmati dengan serius oleh masyarakat.

“Dalam proyek itu terkesan asal jadi dan tidak memiliki plank proyek. Hal ini dapat dikatakan ada dugaan kerja sama terselubung antara rekanan proyek dan oknum dinas PU untuk meraup keuntungan lebih besar, bila pekerjaan tersebut dibayar seratus persen." Ujar Kamarudin ,Baru-baru ini.

Dirinya berharap kepada pihak terkait meninjau ulang proyek overlay jalan tersebut yang sangat tidak masimal,” Dinas terkait harus jeli mengusut masalah ini Jangan asal dibayarkan saja kepada rekanan proyek,”Paparnya.

Gegara di Tilang ,TNI ini Marahi Petugas Satlantas Polres Siantar

Sementara itu , Kabid Bina Marga Dinas PU Tanjabbar, Apri Dasman saat ditemui mengatakan ,pihaknya akan segera memantau pekerjaan itu,”Kita sangat menyayangkan pekerjaan PT.Maras Bangun Persada . hasil kinerja yang sudah selesai nampak kasar dan batu kerikil timbul sebenarnya dari bahan campuranya yang kurang maksimal hingga terjadi seperti itu dan sambungannya pun nampak tak bagus,”Kata Apri Dasman (Pry)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!