Mami Borjun di Vonis 17 Tahun Penjara Oleh PT Medan Karena....

Mami Borjun
P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM - Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Kota Medan Tidak meng Aminin pengajuan atas Banding Terdakwa Duma yanti boru simanjuntak als mami borjun als Ratu Extasi untuk keringanan hukuman Vonis 17 tahun penjara denda 1 Miliar subsider 1 tahun penjara. Kamis (16/11/2017).

"Salinan putusan majelis hakim PT Kota Medan itu telah diserahkan ke PN Siantar pada hari Senin (13/11 2017) kemarin, Terdakwa Mami Borjun dibuktikan majelis hakim PT Kota telah bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika". ucap Ketua PN Siantar melalui Panitera Muda Pidana AR Manurung SH ditemui diruangan kerjanya Kamis (16/11 2017) Sekira pukul 11.30 WIB.

Vonis majelis hakim PT Kota Medan terhadap terdakwa Mami Borjun membuktikan menguatkan vonis majelis hakim PN Siantar yang diketuai Pasti Tarigan SH MH."Vonis terdakwa Mami Borjun itu dapat diartikan Majelis Hakim PT Kota Medan menguatkan vonis terdakwa Mami Borjun oleh Majelis Hakim PN Siantar", ujarnya.

Manurung menegaskan pihaknya akan secepatnya menyerahkan salinan putusan majelis hakim PT Kota Medan kepada terdakwa Mami Borjun dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Siantar karena batas pengajuan Kasasi berlaku dua minggu sejak salinan putusan tersebut diserahkan. "Terdakwa Mami Borjun dan JPU masih memiliki hak mengajukan Kasasi dan batas waktu pengajuan Kasasi berlaku dua minggu sejak salinan putusan tersebut diserahkan. 

"Secepatnya kami akan serahkan salinan putusan majelis hakim PT Kota Medan itu kepada terdakwa dan Jaksa karena batas waktu pengajuan Kasasi dua minggu sejak salinan putusan diserahkan kepada kedua belah pihak itu", Ungkap AR Manurung sembari mengakhiri.

Sementara itu Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Siantar Albert Pangaribuan ditemui menyatakan pihaknya masih sebatas mendengarkan informasi vonis majelis hakim PT Kota Medan terhadap terdakwa Mami Borjun memperkuat putusan majelis hakim PN Siantar. "Kami masih sebatas menerima informasi saja, jadi kami masih menunggu salinan putusan majelis hakim PT Medan itu supaya bisa membahas apa mengajukan Kasasi atau tidak", Kata Albert singkat.

Diketahui sebelumnya, terdakwa Mami Borjun ditangkap pihak BNNK Siantar pada hari Rabu (22/2 2017) malam pukul 19.30 wib dirumah kontrakkannya dijalan Maluku Kelurahan Banjar Kecamatan Siantar Barat. Awalnya sore itu sekira pukul 18.00 wib pihak BNNK Siantar menangkap terdakwa Brandon Lie alias Doni dan Aznan Nasri Siregar alias Acong  dilantai 4 Karoke Hotel Anda Jalan Ahmad Yani Kecamatan Siantar Timur. Dari Kedua terdakwa disita barang bukti 1 bungkus rokok sampoerna mild berisi 17 butir pil ekstasi warna merah jambu, 13 butir pil ekstasi warna coklat dan HP.

Kedua terdakwa itu mengaku ekstasi tersebut milik terdakwa Mami Borjun. Adanya pengakuan tersebut malam itu juga pukul 19.00 wib terdakwa Mami Borjun ditangkap dirumah kontrakkannya dengan barang bukti disita 1 buah toples garan berisi bungkusan koran berisi 1 buah plastik klip berisi 3 butir pil ekstasi warna coklat dan 1 buah plastik bening berisi 10 butir pil ekstasi warna coklat dan 3 butir pil ekstasi warna merah muda serta HP Lipat merek samsung warna hitam.

Terdakwa Brandon Lie alias Doni dan Aznan Nasri Siregar alias Acong divonis majelis hakim PN Siantar selama 15 tahun penjara denda Rp 1 Miliar subsidair 1 tahun penjara karena terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.(Rizal Siregar).
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!