Header Ads

Niat memisahkan kawan berantam, Leher Aritonang ditikam pakai gunting


P.SIANTAR | METROPUBLIK.COM -  Tegen Sugendro Aritonang (40) Niat memisah kawan yang begaduh, malah ia Dikeroyok dan lehernya ditikam tiga orang yang mabuk oleh Herman bersama Boy dan Kawannya, dikedai tuak milik Harahap dijalan Medan Km 4,5, kelurahan Naga pita, kecamatan Siantar Martoba.Senin (13/11/2017) Sekira pukul 19.00 WIB.

Tegen sugendro Aritonang (40) Karyawan Gudang Bulok, Warga jalan medan kampung baru km 5,5 simpang rami, kelurahan sumber jaya, kecamatan siantar martoba, ia pulang kerja tidak langsung pulang ke rumah, melainkan singgah ke warung tuak milik Harahap dijalan Medan Km 4,5, kelurahan Naga pita, kecamatan Siantar Martoba.

Informasi dihimpun dari pemilik warung tuak bermarga Harahap (45) menjelaskan kepada awak media ini.

"Aku memanggil nya Aritonang, ia bekerja sebagai karyawan di Gudang Bulok itu, setiap sore setelah dia pulang kerja, si aritonang itu selalu singgah ke warung tuak ku ini", Ucap Harahap.

Awalnya Aritonang datang ke warung ini dan jumpa kawannya Si Ucok warga Jalan Medan KM 4,5 gang Air bersih, kelurahan Naga pita, kecamatan Siantar Martoba, dan duduk ia disamping ucok.

Dan Didepan mereka, Si Herman (45) bersama Adik ipar nya Boy (25), mereka tinggal Satu kampung dengan si Ucok itu "tetanggaan nya orang itu si herman dan Si boy bersama Si Ucok" ada satu orang teman nya si Boy yang aku tidak kenal mereka duduk di depan situ sambil minum tuak.ujarnya

Sambung Harahap,  Si Aritonang itu tidak tau kalau si ucok sama si herman sudah ribut, dari luar sana, sebelum mereka datang ke warung tuak ini, lalu herman yang sudah mabuk, mendatangi ucok dan terjadilah adu mulut mereka berdua, Dilihat Aritonang Situasi aga memanas, ia pun mencoba untuk melerai keributan itu dan Aritonang malah dipukul sama si herman.

kemudian Adik ipar herman si boy dan kawan nya ikut memukuli Aritonang, karna dikeroyok aritonang mencoba menyelamatkan diri ia lari, ketiga orang itu, bukan malah berhenti mengeroyok, malah mengejar, Aritonang pun terjatuh, dan disitu ia diinjak injak dipukuli, ditendang, terlihat Si boy memegang benda seperti gigitarik kereta, dan si Herman mengeluarkan gunting yang diselipkan dicelananya, kemudian ia menikam dibagian leher Aritonang, "Ditikam siherman leher aritonang pakai gunting, dan mengeluarkan darah".

Setelah Aritonang terkapar dan lehernya mengeluarkan darah, herman bersama boy dan kawannya itu kabur melarikan diri. "Kami liat aritonang terkapar bersimbah darah, kami pun melarikan si aritonanh ke klinik Bidan R manurung di jalan medan KM 5,5 kelurahan pondok sayur kecamatan siantar Martoba".Ucap Harahap.

Pantauan wartawan ada anggota polisi yang turun ke TKP dari unit SPKT Bripka Jimi Damanik, Aiptu Darwin siregar unit reserse, personil Provos dan juga personil Intelkam, Dari polres siantar untuk mengamankan. dan Aritonang yang sudah dilarikan ke klinik Bidan R manurung, personil pun, menjumpai aritonang ke klinik tersebut.

Kemudian Di klinik itu, terlihat Luka tikaman dileher Aritonang Dengan 3 jahitan sembari ia didampingi oleh istri nya Rindu br hombing (35), dan Kemudian Pihak polisi, Aiptu Darwin mengananjurkan Kepada Rindu, untuk memindahkan Suami nya ke RSUD Djasamen Saragih untuk dipisum,dan membuat laporan.(Rizal Siregar).
Comments
Powered by Blogger.