Penimbunan Areal Pasar Parit Satu Tungkal Harapan Menuai Kejanggalan

Lokasi Penimbunan.
KUALA TUNGKAL JAMBI - Terkait pembangunan pekerjaan penimbunan Areal pasar parit satu Tungkal harapan  dengan Pelaksana CV.Sinar Utama dan Menggandeng Konsultan Pengawas CV.Graha Cipta Konsultan Sumber Dana DPA APBD-P Tahun Anggaran 2017 Dengan nilai kontrak 1.469.000.000. Dalam pelaksanaan pekerjaan di duga Menuai kejanggalan.

Pasalnya mengenai Asal usul LegalitasTanah Urug belum di ketahui  Badan Pengelolaan dan Retribusi Daerah (BPPRD) hingga Saat Ini.

Kawal Polisi Pecahkan Teka-Teki Silang Hilangnya Uang Dana Desa Muara Jaya

Kabid PAD BPPRD Tanjung Jabung Barat H.Ahmad Saat di jumpai Metropublik.com di ruang kerjanya,Rabu (22/11/2017)  Merasa bingung  dengan legalitas pekerjaan tersebut,” saya Merasa bingung saat ini Dengan legalitas Tanah yang di gunakan Penimbunan di pasar parit satu,karna hingga saat ini saya belum bisa mengetahui Atas nama Perusahaan apa yang di gunakan Untuk Melakukan Galian yang di wilayah betara.Sudah 4000 kubikasi Tanah Urug yang di Ambil untuk Nimbun,untuk pajak Daerah 4000 x 3.750 sekitar 15000.000 Juta belum di bayar ke pajak daerah.Saya sudah turun ke Lokasi Galian C tanggal 13 Lalu," Papar Ahmad.

SMPN 5 Kecamatan Tungkal Ilir Butuh Penambahan Ruang Kelas Baru

Sementara Ketua LSM GANK Tanjab barat KAMARUDIN sangat menyayangkan adanya Proyek Menggunakan Anggaran Daerah yang di duga tidak memiliki Legalitas yang jelas,”Saya akan telusuri permasalahan ini dan saya akan mempertanyakan ke Dinas Perizinan Terpadu dan ESDM Provinsi Jambi guna untuk mengetahui Legalitas Galian C tersebut,”Cetusnya. (Pry)
Advertisement
 
close button
Back to top
Situs ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami Kebijakan Kami
Got It!