HEADLINE NEWS

Sejarah dan Eksistensinya Rumah Rakit Sungai Musi

By On Juni 21, 2018

WISATA -  1. Asal-Usul
Sungai Musi merupakan urat nadi kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Dalam catatan Belanda, pada awal abad ke 19, kota ini disebut "Venesia Dari Timur" atau kota air, karena lebih dari 100 sungai dan anak sungai mengalir di dalam kota ini.  Menurut data statistik kota Palembang, seluas 52,24 persen kawasan ini merupakan perairan. Dengan kondisi alam yang demikian, masyarakat banyak memanfaat angkutan sungai sebagai alat transportasi baik di dalam kota maupun untuk berhubungan dengan daerah lain.


Banyaknya sungai tidak saja berpengaruh terhadap alat transportasinya, tetapi juga pada arsitektur bangunan untuk tempat tinggal para penduduk. Pemilihan lokasi untuk tempat tinggal, misalnya, biasanya mempertimbangkan beberapa faktor diantaranya kedekatan dengan sumber mata air, sumber makanan, dan lokasi mata pencahariannya. Bagi masyarakat Palembang, keberadaan sungai-sungai berfungsi sebagai sumber makanan, mata pencaharian, dan terutama sumber air. Dalam arsitektur yang mempunyai konsep built environment, bangunan selalu dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya. Dengan kata lain, kondisi alam secara langsung akan mempengaruhi perilaku manusia termasuk dalam merancang bentuk arsitektur rumahnya.

Salah satu bangunan yang merupakan ciri khas masyarakat yang hidup di daerah sungai adalah rumah Rakit. Rumah Rakit merupakan tempat tinggal tetap (tidak berpindah-pindah) yang terapung. Rumah jenis ini terbuat dari kayu dan bambu dengan atap kajang (nipah), sirap dan belakangan ini menggunakan atap seng (bahan yang lebih ringan). Rumah Rakit dibangun di atas sebuah Rakit, baik yang terbuat dari rangkaian balok-balok kayu ataupun dari bambu-bambu. Pintu pada rumah rakit bisanya ada dua, satu menghadap ke sungai dan yang satunya lagi menghadap ke daratan. Jendelanya, biasanya, berada pada sisi kiri dan kanan dinding rumah Rakit, tetapi ada juga yang berada di sisi kanan dan kiri pintu masuk rumah. Rumah Rakit bukan sekadar hunian darurat. Sejumlah rumah Rakit merupakan warisan lintas generasi yang tahan dihuni puluhan tahun, meskipun bambu yang mendasari Rakit dan tiang penambat perlu diganti secara periodik.

Agar bangunan rumah Rakit tidak berpindah-pindah tempat, keempat sudutnya dipasang tiang yang kokoh. Ada kalanya untuk memperkokoh posisi dari rumah Rakit, bangunan diikat dengan menggunakan tali besar yang terbuat dari rotan dan diikatkan pada sebuah tonggak kokoh yang ada di tebing sungai. Keberadaan tali tersebut sebagai antisipasi jika tonggak pada keempat pojok rumah Rakit rusak atau lapuk.

 Padahal jika dikelola dengan baik, keberadaan rumah Rakit dapat menjadi penopang perekonomian daerah, misalnya sebagai komoditi wisata. Hanya saja yang harus dipikirkan adalah bagaimana agar penghuni asli rumah Rakit juga dapat menikmati keuntungannya. Jika tidak, pengembangan rumah Rakit menjadi komoditi wisata hanya akan menyebabkan terusirnya penghuni asli rumah Rakit. Bukan mustahil, dengan alasan untuk mendukung pariwisata daerah, rumah-rumah Rakit digusur dan dihancurkan, penghuninya diusir dan digantikan dengan para pelaku bisnis. Eksistensi rumah Rakit akan beralih kepemilikan akibat isu global pariwisata

Pembangunan kembali rumah-rumah Rakit oleh pemerintah daerah untuk mendukung pariwisata daerah tentu merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian rumah Rakit, hanya saja jika penghuni asli tidak diikutsertakan dalam gerak pembangunan pariwisata, bukan mustahil, pembangunan merupakan bencana bagi penduduk asli.

 2. Bahan dan Tenaga
a. Bahan-Bahan

    Bambu. Bahan utama pembuatan rumah Rakit adalah Bambu. Bambu yang digunakan adalah bambu jenis manyan. Bambu ini di samping tahan lama juga besar-besar sehingga cukup bagus digunakan sebagai pelampung agar bisa mengambang di atas permukaan air. Di samping bahan untuk membuat bagian bawah rumah Rakit, bambu juga digunakan untuk membuat dinding, yaitu dengan cara dicacah dan direntangkan, pelupuh.
    Balok kayu. Selain mengunakan bambu, adakalanya pelampung menggunakan balok kayu.
    Papan. Untuk membuat dinding rumah Rakit, selain menggunakan bambu, juga sering menggunakan papan.
    Ulit, sejenis daun yang dianyam. Bahan ini digunakan untuk membuat atap rumah Rakit.
    Rotan. Rotan yang digunakan ada dua macam, yaitu rotan selinep dan rotan sago. Rotan selinep adalah rotan kecil yang digunakan untuk mengikat bagian atas rumah Rakit, sedangkan rotan sago adalah rotan yang digunakan untuk mengikat bambu-bambu yang digunakan sebagai bahan pelampung.

b. Tenaga
Tenaga yang dibutuhkan untuk membuat rumah Rakit sama dengan membuat rumah jenis lainnya, yaitu:

    Tenaga perancang.

Untuk membangun rumah Rakit, orang yang akan membangun rumah bertanya terlebih dahulu kepada para orang tua bagaimana rancangan rumah yang cocok dan baik untuk mereka. 

    Tenaga ahli.

Setelah mendapatkan informasi dari tenaga perancang, orang yang hendak membangun rumah langsung menghubungi tenaga ahli.

    Tenaga umum.

Tenaga umum dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian-bagian yang membutuhkan tenaga banyak orang, misalnya pembuatan bagian bawah (pelampung) rumah Rakit dan pemasangan atap. Tenaga umum biasanya terdiri dari para tetangga dan kaum kerabat.
3. Pemilihan Tempat
Tempat mendirikan rumah Rakit adalah daerah aliran sungai, oleh karena itu penentuan tempat tergantung pada ada tidaknya perairan yang masih bisa digunakan sebagai tempat untuk mendirikan bangunan. Arah rumah Rakit pada awalnya menghadap ke daratan tetapi saat ini, misalnya, karena pertimbangan pariwisata,  telah dirubah mengadap ke tengah sungai. Dengan kata lain, rumah-rumah Rakit yang ada pada saat ini umumnya dibangun menghadap ke tengah sungai. 
4. Tahapan Pembangunan Rumah Rakit
a. Persiapan
1) Musyawarah
Sebelum membangun rumah, satu hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah musyawarah antara suami dan istri. Musyawarah ini berkaitan dengan  kesiapan finansial untuk membangun rumah. Setelah musyawarah antara suami-istri selesai, dilanjutkan dengan musyawarah dengan keluarga dekat dan tetangga sekitar. Dalam musyawarah tersebut, orang yang hendak mendirikan rumah mengabarkan bahwa dia hendak membangun rumah.
2) Pengadaan bahan
Bambu merupakan bahan utama untuk membuat rumah Rakit. Untuk mendapatkan bambu ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu mencari sendiri di hutan atau memesan kepada pedagang bambu. Bambu yang dicari sendiri ke hutan ataupun dipesan kepada pedagang bambu, ukurannya disesuaikan dengan peruntukannya, misalnya untuk pelampung, dinding atau langit-langit. 
b. Tahap Pembangunan
Setelah semua bahan-bahan terkumpul, pembangunan rumah Rakit dapat segera dilakukan. Pendirian rumah Rakit secara garis besar terdiri dari tiga tahap, yaitu: pembangunan bagian bawah, bagian tengah, dan bagian atas. Adapun proses pembuatannya sebagai berikut:
1) Bagian Bawah
Bagian bawah dari rumah Rakit merupakan bagian terpenting. Bagian ini, menentukan kokoh tidaknya rumah Rakit. Oleh karena itu, pembangunan bagian bawah rumah Rakit dilakukan secara cermat, mulai dari pemilihan bahan (bambu-bambu) sampai pada proses merangkai bahan-bahan tersebut menjadi pelampung. Adapun prosesnya adalah sebagai berikut:

    Bambu-bambu yang dipersiapkan sebagai pelampung dilubangi pada ujung dan pangkalnya.
    Setelah itu, kemudian dirangkai dengan memasukkan sepotong kayu sebagai pasak pengikat. Setiap rangkaian bambu terdiri dari 8 sampai 12 batang bambu. Proses merangkai batang bambu ini disebut mengarang.
    Jumlah rangkaian batang bambu yang dibuat berjumlah 6 sampai 8 ikatan.
    Rangkaian tersebut kemudian ditumpuk menjadi satu ikatan yang tersusun. Susunan bambu tersebut berjumlah 48 sampai 96 batang bambu. Agar ikatan pada rangkaian bambu tersebut semakin kuat, maka selain menggunakan pasak pengikat, juga diikat dengan menggunakan rotan.
    Kemudian rangkaian bambu tersebut dihubungkan dengan balok-balok kayu yang dipasang melintang sehingga menjadi sebuah lanting (lantai).
    Agar ikatan semakin kuat, pada jarak antara setengah sampai satu setengah meter, lanting tersebut diikat dengan rotan.
    Selesainya pengikatan pada lanting, maka pembuatan bagian bawah rumah Rakit sudah selesai.   

2) Bagian Tengah

    Setelah pembuatan bagian bawah Rumah Rakit selesai, yang ditandai dengan keberadaan lanting, maka proses selanjutnya adalah pemasangan sako. Sako ditegakkan di atas alang yang berada pada bagian atas lanting. Namun sebelum ditegakkan, sako terlebih dahulu diberi puting.
    Dilanjutkan dengan pemasangan alang panjang. Alang panjang diletakkan pada bagian atas sako.   
    Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan jenang. Seperti halnya sako, pada ujung jenang diberi puting yang digunakan untuk menghubungkan bagian atas jenang dengan alang panjang.
    Dilanjutkan dengan pemasangan sento-sento. Sento menjadi tempat dilekatkannya dinding rumah Rakit.
    Setelah jenang dan sento selesai dipasang, selanjutnya adalah pemasangan dinding rumah Rakit. Dinding rumah Rakit dibuat dari pelupuh yang bagian ujung, pangkal dan tengahnya diberi pengapit. Pelupuh adalah bambu yang dicacah dan direntangkan. Pelupuh tersebut dipaku pada jenang dan sento-sento.
    Selanjutnya pemasangan pintu dan jendela. Pada tahap ini juga dibuat ruangan untuk dapur, khususnya jika dapur yang dibuat berada dalam satu bangunan rumah Rakit.
    Selesainya pemasangan pintu dan jendela berarti pembangunan rumah Rakit bagian tengah telah selesai.     

3)  Bagian Atas
Pembangunan bagian atas rumah Rakit ditandai dengan pemasangan alang panjang, kasau, dan atap. Proses pembuatan bagian atas rumah Rakit adalah sebagai berikut:

    -Pemasangan alang panjang di atas sako dan jenang.
    -Pemasangan kuda-kuda. Kuda-kuda  dipasang di atas alang panjang dan dihubungkan dengan alang sunan.
    -Dilanjutkan dengan pemasangan kasau. Setelah kasau terpasang semua, kemudian ujung-ujung kasau dipotong agar rata.
    -Setelah pemasangan kasau selesai, atap segera dipasang. Bahan atap terbuat dari daun nipa. Daun nipa tersebut dilekatkan pada sako dengan cara diikat dengan rotan. Ada juga yang menggunakan seng sebagai atap rumah.
    -Dilanjutkan dengan pemasangan langit-langit ruangan. Langit-lagit ruangan dibuat menggunakan pelupuh.    

Selesainya pemasangan langit-langit berarti pendirian rumah Rakit sudah selesai dan rumah sudah siap untuk ditempati. Untuk menempati rumah yang baru selesai dibangun tersebut, pemilik rumah terlebih dahulu mengadakan selamatan dan mencari hari baik.
5. Bagian-Bagian Rumah Rakit
Rumah Rakit merupakan bangunan rumah tinggal tetap (tidak berpindah-pindah) yang terapung. Secara garis besar, rumah Rakit dapat dibagi menjadi dua bagian saja, yaitu untuk tempat tidur dan untuk kegiatan sehari-hari. Pada bagian untuk kegiatan sehari-hari, biasanya juga digunakan sebagai tempat menerima tamu. Dapur, jika berada dalam satu bangunan, biasanya berada di sisi luar  ruang tidur. Tetapi terkadang ruangan untuk dapur dibangun terpisah.
6. Ragam Hias
Rumah Rakit pada dasarnya tidak mempunyai hiasan-hiasan, hanya saja pada rumah Rakit modern dihiasi ukiran timbul khas Palembang (berupa stilisasi daun dan kembang) dengan warna merah hati dan emas yang mencolok.

7. Nilai-Nilai
Pendirian rumah Rakit merupakan bentuk adaptasi masyarakat Palembang yang berada di daerah perairan. Pengetahuan terhadap arsitektur bangunan dan bahan-bahan yang digunakan, merupakan hasil dari membaca dan memahami fenomena alam dan sosial di daerah setempat.
Pembangunan rumah Rakit yang didahului dengan musyawarah antara suami dan istri menunjukkan bahwa antara suami dan istri mempunyai posisi yang sejajar. Musyawarah dengan kerabat dekat dan tetangga sekitar merupakan salah satu cara untuk menjaga tata pergaulan masyarakat. Anggota masyarakat yang mendirikan bangunan tanpa mengadakan musyawarah dapat dianggap sebagai prilaku yang kurang beradab atau tidak tahu adab. Orang tua merasa dilangkahi dan yang muda merasa ditinggalkan. Dalam forum musyawarah, hal-hal yang dibahas diantaranya adalah pantangan dan larangan serta adat dan kebiasan yang harus dijalankan. Oleh karena itu, forum musyawarah merupakan media untuk melestarikan tradisi masyarakat. Musyawarah merupakan media untuk melembagakan dan mewariskan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.

Obati Gagal Ginjal Dengan Daun Alami Ini, Dalam Sekejab Penyakit Sembuh

By On Juni 21, 2018

KESEHATAN -  Gagal ginjal terminal (GGT) terjadi apabila fungsi ginjal sudah sangat buruk dan penderita mengalami masalah metabolisme protein, lemak serta karbohidrat.

Ginjal yang sakit tak dapat menahan protein darah (albumin) yang semestinya dilepaskan ke urine. Awalnya ada dalam jumlah sedikit (mikro-albuminuria).

Sayangnya, pengobatan gagal ginjal tak dapat dilakukan kecuali jika anda mendapatkan donor ginjal yang sama. Tetapi ini juga kembali di pengaruhi oleh kondisi pasien, memungkinkan atau tidak untuk dilakukan cangkok.

Menemukan ginjal yang cocok bukanlah perkara mudah. Bahkan juga, jikalau ada yang cocok, tak mudah menemukan orang yang bersedia untuk di ambil satu ginjalnya, meskipun donor tetap bisa hidup dengan satu ginjal saja.

 Untuk menghindari hal ini, berbagai jenis pengobatan mulai dari medis sampai tradisional juga mulai ditemukan.

Beberapa riset menemukan bahwa daun sukun bermanfaat untuk mengobati kinerja dari ginjal anda.
Daun sukun sebagai pengobatan gagal ginjal

Dipilihnya daun sukun bukan hanya asal, tetapi sudah mengalami riset yang sangat rumit.
Di ketahui bahwa daun sukun memiliki kandungan berbagai unsur kimia alami yang dibutuhkan oleh tubuh.

Bahan herbal ini akan jadi pengobatan gagal ginjal tanpa cuci darah, dan bisa membantu mengembalikan kondisi ginjal seperti sedia kala. Mulai dari asam hidrosianat, tannin, serta flavoid.

Selain itu juga ada aseticolin serta riboflavin yang memiliki sifat recovery cukup baik untuk ginjal.
Selain untuk mengobati penyakit ginjal, daun sukun juga terbukti ampuh untuk mengobati penyakit yang lainnya, seperti kardiovaskuler.

Bahan herbal ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, bahkan tanpa pengolahan secara canggih di laboratorium pabrik.

Cara memproses daun sukun untuk pengobatan gagal ginjal

Anda bisa memakai daun sukun sebagai alternatif pengobatan gagal ginjal selain cuci darah.

Pengobatan tentu jauh lebih ekonomis serta tak menyebabkan efek samping. Berikut adalah cara menyiapkannya :

Siapkan beberapa lembar daun sukun, cuci bersih terlebih dahulu.

Rebus dengan air secukupnya, tunggulah sampai mendidih serta usahakan daun hancur dalam air.

Diamkan beberapa saat sampai dingin, saring daun sukun serta menyisakan air rebusannya saja.

Konsumsi dua kali satu hari, sebaiknya pada pagi dan sore hari, usahakan untuk seusai makan berat.

Cara pengobatan ini terbukti ampuh untuk mengurangi nyeri pada ginjal serta secara perlahan mengembalikan fungsinya seperti mula-mula.

Air rebusan daun sukun juga sangat membantu untuk menurunkan gula darah dalam tubuh.
Salam Sehat itu Murah.

Begini Cara Screenshot HP Samsung Galaxy J1, J2, J5 dan J7

By On Juni 21, 2018

TEKNO -  Cara Screenshot hp merupakan suatu hal yang cukup penting. Postingan kali Ini saya akan berbagi tutorial mengenai cara screenshot pada Samsung Galaxy J1, J2, J5 dan J7. Setelah Anda tahu bagaimana melakukan screenshoot menggunakan tombol, anda akan melakukannya terus menerus. Hal ini bisa dibilang cara termudah menangkap gambar di layar ponsel Anda. Meskipun anda bisa menggunakan aplikasi yang dapat melakukan hal ini, tapi setelah saya menunjukkan cara untuk melakukannya anda mungkin akan berpikir ini adalah langkah yang lebih mudah daripada menggunakan aplikasi tersebut, dan bahkan tidak pernah mempertimbangkan men-download sebuah aplikasi untuk. Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan cara untuk melakukannya dengan cepat dan mudah. Langsung saja anda ikuti langkah-langkah berikut ini.

Cara Screenshot HP Samsung Galaxy  J1, J2, J5 dan J7
Cara untuk screenshot pada ponsel seri Galaxy J adalah sama di seluruh  seri diantarannya : J1, J2, J5 dan J7.


1.Tekan dan tahan pada tombol power dan tombol home secara bersamaan.
2.Selanjutnya untuk melihat hasilnya, apakah screenshoot gambar berhasil atau tidak silahkan buka galeri atau bisa mencarinya di folder.
3.Selesai

Anda dihapus jempol dari bidang pemberitahuan, Anda dapat menemukan gambar yang baru dibuat di aplikasi galeri Anda. Jika Anda tidak memiliki cara pintas ke galeri Anda pada layar awal, buka aplikasi laci dan menemukan aplikasi galeri dalam. Sebuah folder bernama baru screenshot akan hadir. Di sinilah gambar Anda akan disimpan. Itulah ulasan mengenai cara screenshot hp samsung galaxy  J1, J2, J5 dan J7, semoga bermanfaat untuk anda.

Pelajari Secara Lengkap Cara Screenshot Hp Nokia Lumia 620

By On Juni 21, 2018

TEKNO -  Bagaimana Cara Screenshot Hp Nokia Lumia 620? Ada beberapa cara yang pertama anda bisa menggunakan aplikasi untuk screenshot yang bisa di download secara gratis di playstore. Selain itu, cara yang paling mudah dan praktis dalam mengambil screenshot gambar pada layar hp anda adalah menggunakan tombol.

Setiap merek hp tentunya ada yang memilki kesamaan dan ada juga yang berbeda cara pengambilan gambar (screenshot)Jadi Anda membeli Nokia Lumia 620 dan bersenang-senang dengan itu? Ia bahkan bisa mengambil screenshot layar Anda. Setelah anda mengetahui caranya, Anda dapat merekam dan berbagi layar Anda dengan mudah. Smartphone ini memiliki Windows Phone 8 OS diinstal di dalamnya maka untuk mengambil screenshot tidak jauh berbeda dengan tipe yang hampir sama.

Cara Screenshot Hp Nokia Lumia 620

Sebelumnya versi WP8 os tidak mendukung screen shot.  Dan untuk versi nokia lumia sendiri sudah bisa mengambil screenshot. Silahkan anda ikuti langkah-berikut ini.



1.Tekan tombol volume bawah + tombol home (Icon windows) secara bersamaan
2.Jangan lepaskan (tahan sekitar 2 detik) dan akan terdengar suara kecil yang berarti anda berhasil mengambil screenshot.
3.Jika sudah, anda bisa melihat hasilnya di galeri atau bisa juga melalui penyimpanan internal hp anda.

Demikianlah sekilas informasi Cara Screenshot Hp Nokia Lumia 620 yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga bermanfaat dan membantu anda yang belum mengetahui cara screenshot melalui tombol hp. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.

Diputus Pacar,Pria ini Tewas Gantung Diri

By On Juni 20, 2018

MEDAN - Warga yang bermukim di Jl. Citra Indah, Desa Cinta Rakyat, Kec. Percut Sei Tuan pada Selasa (19/18) sekira pukul 14.30 wib mendadak heboh. Pasalnya, salah seorang warga bernama Pariono  (30) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Informasi diperoleh, saat kejadian, ibu korban, Seniwati sedang berada di teras rumah bersama famili mereka yang datang bertamu.
Pada pukul 14.30 wib,  Seniwati masih melihat korban menuju kamar mandi. Tak lama kemudian, korban makan. Usai makan, korban menuju kamar belakang.

Namun setengah jam berlalu, Seniwati terkejut  melihat anaknya sudah tewas gantung diri menggunakan kain sarung di kamar belakang yang kosong. Jeritan Seniwati membuat keluarganya langsung menuju ke belakang.
Jenazah korban akhirnya mereka turunkan dan dibawa ke ruang tamu.

Selanjutnya, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan.
Begitu polisi tiba di lokasi,  orangtua korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

Informasi yang beredar, bahwa belakangan ini korban sering menyendiri karena diputusi pacarnya. Hal ini diduga menjadi penyebab buruh bangunan ini nekad mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang bunuh diri. "Pihak keluarga sudah membuat pernyataan agar korban tidak diautopsi. Diduga korban nekad bunuh diri akibat penyakit dideritanya tak kunjung sembuh," terang Faidil.(Mol)

 Video Histeris dan Isak Tangis Detik-detik Tenggelam Kapal Di Danau Toba

By On Juni 20, 2018



SUMUT  - Detik-detik tenggelamnya Kapal Kayu KM Sinar Bangun, serta upaya para korban untuk menyelamatkan diri yang diwarnai isak tangis dan jeritan histeris, ternyata direkam oleh salah seorang penumpangnya.

Dalam video berdurasi 1 menit dan 43 detik itu, tampak puluhan orang terdampar ke perairan Danau Toba. Posisi kapal sudah terbalik namun masih mengambang. Sehingga sebagian orang berusaha menaiki kembali kapal yang sudah terbalik tersebut.
Sedangkan mereka yang tak punya kekuatan untuk sampai ke atas, hanya berusaha bertahan dengan memegang sisi kapal. Umumnya mereka yang bertahan di sisi kapal itu adalah para wanita. Teriakan histeris meminta tolong dan tangisan mewarnai sepanjang rekaman video amatir tersebut.

 Tampak juga sejumlah barang sudah mengambang. Sedangkan posisi kapal terbalik yang masih mengambang itu, diperkirakan sekitar 1 mil dari daratan. Sebab pulau masih sangat jelas terlihat di sisi kiri dan kanan kapal.

Bila melihat ombak selama dalam rekaman video amatir tersebut, sepertinya cuaca tidak begitu kencang. Angin juga tidak begitu keras. Sehingga kuat dugaan, terbaliknya kapal tersebut memang karena over kapasitas.

Baca Juga: Inilah Daftar Nama Korban

Selama video berlangsung, tak satu pun tampak kapal yang mendekat. Bila sistem keamanan transportasi laut serta patroli dilakukan dengan baik, mungkin kejadian seperti ini tidak perlu sampai memakan banyak korban. Apa langkah pemerintah ke depan mengantisipasi hal-hal seperti ini? Kita lihat saja.(Red)

Ini Nama-Nama Korban Sementara Yang Tenggelam Didanau Toba

By On Juni 19, 2018

Salah Satu Korban Yang Selamat.
SUMUT - Adapun nama-nama korban selamat akibat tenggelam di Danau Toba yang dihimpun dari kepolisian ,yakni :

1)Hernando Lingga(24), warga Tanjung Morawa,
2)Sri Santika(26) warga Kuala Tanjung,
3)Rahman Syahputra(22) warga Indrapura,
3) Riko Sijabat(26) warga Kota Pinang,
4) Tiambun Situmorang(16) warga Aek Kanopan,
5) Hermanto Turnip(27) warga Tigaras,
6)Suhendra(22) warga Pematang Siantar,
7)Sandri Sianturi(23) warga Lubuk Pakam,
8)Dedi Setiawan(22) warga Lubuk Pakam,
9) Hafni(29) warga Pematang Siantar,
10) Toni(29) warga Kota Pinang, Roni(17) warga Simpang Baja Huta,
11)Rudi Hubowo(22) warga Binjai,
12)Muhammad Fikri(21) warga Indrapura,
13)Heri Nainggolan(23) warga Panei Tonga,
14) Jamuda (17) warga Parbunga-bunga,
15) Juwita Morga warga Serbelawan
.
Untuk sampai saat ini Korban yang Selamat di wilayah Kab.Samosir sebanyak 15 Orang
•9 Orng di Puskesmas Simarmata
• 6 Orang di RSUD HADRIANUS SINAGA. (Red)

Danau Toba Kembali Memakan Korban,4 Tewas 14 Orang Selamat,Lainnya Pencarian

By On Juni 18, 2018

SUMUT - Danau Toba kembali memakan korban. Kapal kayu dengan merk KM Sinar Bangun, terbalik dan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Tiga Ras ke Simanindo, Kabupaten Simalungun, Senin (18/06/2018) sore sekitar pukul 17.30 wib.

Keterangan dihimpun, sedikitnya ada delapan puluh orang penumpang yang menaiki kapal tersebut. Hingga berita ini tiba di meja redaksi pada pukul 18.30 wib, baru 14 orang yang ditemukan selamat. Sedangkan 4 orang dipastikan sudah meninggal mengambang.

Saat ini, puluhan tim gabungan termasuk dari BPBD Samosir yang dikomandoi Mahler Tamba masih melakukan pencarian dibantu para nelayan di sekitar. Yang selamat tadi langsung dilarikan ke darat dan sudah dibawa pakai ambulance ke rumah sakit terdekat, kata Mahler.

Ditanya soal jumpah pasti penumpang, Mahler mengatakan, pihaknya belum bisa pastikan. Soalnya penumpang yang masuk ke kapal itu tidak dihitung-hitung. Yang tahu juumlahnya itu, cuma kernetnya. Karena di dalam si kernet menerima bayaran ongkos kapalnya dari penumpang, katanya seraya menambahkan, lokasi kejadian masih sangat dekat dengan Pelabuhan Tiga Ras.

Diketahui, Kapal kayu KM Sinar Bangun yang  membawa puluhan penumpang tenggelam di perbatasan pelabuhan Tiga Ras-Simanindo Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Peristiwa terjadi pada sore hari ini.

Hingga saat ini Belum diketahui penyebab tenggelam kapal tersebut. Kapal yang mengangkut 80 orang penumpang dan 20 unit sepedamotor
tenggelam di perairan Danau Toba sore tadi sekitar pukul 17.30 wib.

Awalnya kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tigaras Simalungun menuju Pelabuhan Simanindo Samosir, Prapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Setiba diperbatasan tiba tiba kapal itu oleng dan tenggelam.

Kejadian itu membuat pihak kepolisian dibantu warga langsung turun kelokasi yang jaraknya jauh dari pelabuhan. Tiga orang penumpang berhasil diselamatkan dengan dibawa ke Puskesmas Sipintu Angin.

Hanya saja belum dapat diketahui identitas para penumpang yang selamat itu dan pihak kepolisian bersama warga masih berusaha melakukan pencarian diperairan danau toba tersebut.

Amatan wartawan di lokasi, ratusan warga berduyun-duyun memadati pinggiran pantai danau toba. Sebab, posisi lokasi tenggelamnya kapal masih dapat terlihat oleh mata. Sejumlah kapal pun tampak berkeliling-keliling mencoba menemukan para korban yang tenggelam.(red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *