HEADLINE NEWS

Diputus Pacar,Pria ini Tewas Gantung Diri

By On Juni 20, 2018

MEDAN - Warga yang bermukim di Jl. Citra Indah, Desa Cinta Rakyat, Kec. Percut Sei Tuan pada Selasa (19/18) sekira pukul 14.30 wib mendadak heboh. Pasalnya, salah seorang warga bernama Pariono  (30) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Informasi diperoleh, saat kejadian, ibu korban, Seniwati sedang berada di teras rumah bersama famili mereka yang datang bertamu.
Pada pukul 14.30 wib,  Seniwati masih melihat korban menuju kamar mandi. Tak lama kemudian, korban makan. Usai makan, korban menuju kamar belakang.

Namun setengah jam berlalu, Seniwati terkejut  melihat anaknya sudah tewas gantung diri menggunakan kain sarung di kamar belakang yang kosong. Jeritan Seniwati membuat keluarganya langsung menuju ke belakang.
Jenazah korban akhirnya mereka turunkan dan dibawa ke ruang tamu.

Selanjutnya, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan.
Begitu polisi tiba di lokasi,  orangtua korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi.

Informasi yang beredar, bahwa belakangan ini korban sering menyendiri karena diputusi pacarnya. Hal ini diduga menjadi penyebab buruh bangunan ini nekad mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang bunuh diri. "Pihak keluarga sudah membuat pernyataan agar korban tidak diautopsi. Diduga korban nekad bunuh diri akibat penyakit dideritanya tak kunjung sembuh," terang Faidil.(Mol)

 Video Histeris dan Isak Tangis Detik-detik Tenggelam Kapal Di Danau Toba

By On Juni 20, 2018



SUMUT  - Detik-detik tenggelamnya Kapal Kayu KM Sinar Bangun, serta upaya para korban untuk menyelamatkan diri yang diwarnai isak tangis dan jeritan histeris, ternyata direkam oleh salah seorang penumpangnya.

Dalam video berdurasi 1 menit dan 43 detik itu, tampak puluhan orang terdampar ke perairan Danau Toba. Posisi kapal sudah terbalik namun masih mengambang. Sehingga sebagian orang berusaha menaiki kembali kapal yang sudah terbalik tersebut.
Sedangkan mereka yang tak punya kekuatan untuk sampai ke atas, hanya berusaha bertahan dengan memegang sisi kapal. Umumnya mereka yang bertahan di sisi kapal itu adalah para wanita. Teriakan histeris meminta tolong dan tangisan mewarnai sepanjang rekaman video amatir tersebut.

 Tampak juga sejumlah barang sudah mengambang. Sedangkan posisi kapal terbalik yang masih mengambang itu, diperkirakan sekitar 1 mil dari daratan. Sebab pulau masih sangat jelas terlihat di sisi kiri dan kanan kapal.

Bila melihat ombak selama dalam rekaman video amatir tersebut, sepertinya cuaca tidak begitu kencang. Angin juga tidak begitu keras. Sehingga kuat dugaan, terbaliknya kapal tersebut memang karena over kapasitas.

Baca Juga: Inilah Daftar Nama Korban

Selama video berlangsung, tak satu pun tampak kapal yang mendekat. Bila sistem keamanan transportasi laut serta patroli dilakukan dengan baik, mungkin kejadian seperti ini tidak perlu sampai memakan banyak korban. Apa langkah pemerintah ke depan mengantisipasi hal-hal seperti ini? Kita lihat saja.(Red)

Ini Nama-Nama Korban Sementara Yang Tenggelam Didanau Toba

By On Juni 19, 2018

Salah Satu Korban Yang Selamat.
SUMUT - Adapun nama-nama korban selamat akibat tenggelam di Danau Toba yang dihimpun dari kepolisian ,yakni :

1)Hernando Lingga(24), warga Tanjung Morawa,
2)Sri Santika(26) warga Kuala Tanjung,
3)Rahman Syahputra(22) warga Indrapura,
3) Riko Sijabat(26) warga Kota Pinang,
4) Tiambun Situmorang(16) warga Aek Kanopan,
5) Hermanto Turnip(27) warga Tigaras,
6)Suhendra(22) warga Pematang Siantar,
7)Sandri Sianturi(23) warga Lubuk Pakam,
8)Dedi Setiawan(22) warga Lubuk Pakam,
9) Hafni(29) warga Pematang Siantar,
10) Toni(29) warga Kota Pinang, Roni(17) warga Simpang Baja Huta,
11)Rudi Hubowo(22) warga Binjai,
12)Muhammad Fikri(21) warga Indrapura,
13)Heri Nainggolan(23) warga Panei Tonga,
14) Jamuda (17) warga Parbunga-bunga,
15) Juwita Morga warga Serbelawan
.
Untuk sampai saat ini Korban yang Selamat di wilayah Kab.Samosir sebanyak 15 Orang
•9 Orng di Puskesmas Simarmata
• 6 Orang di RSUD HADRIANUS SINAGA. (Red)

Danau Toba Kembali Memakan Korban,4 Tewas 14 Orang Selamat,Lainnya Pencarian

By On Juni 18, 2018

SUMUT - Danau Toba kembali memakan korban. Kapal kayu dengan merk KM Sinar Bangun, terbalik dan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Tiga Ras ke Simanindo, Kabupaten Simalungun, Senin (18/06/2018) sore sekitar pukul 17.30 wib.

Keterangan dihimpun, sedikitnya ada delapan puluh orang penumpang yang menaiki kapal tersebut. Hingga berita ini tiba di meja redaksi pada pukul 18.30 wib, baru 14 orang yang ditemukan selamat. Sedangkan 4 orang dipastikan sudah meninggal mengambang.

Saat ini, puluhan tim gabungan termasuk dari BPBD Samosir yang dikomandoi Mahler Tamba masih melakukan pencarian dibantu para nelayan di sekitar. Yang selamat tadi langsung dilarikan ke darat dan sudah dibawa pakai ambulance ke rumah sakit terdekat, kata Mahler.

Ditanya soal jumpah pasti penumpang, Mahler mengatakan, pihaknya belum bisa pastikan. Soalnya penumpang yang masuk ke kapal itu tidak dihitung-hitung. Yang tahu juumlahnya itu, cuma kernetnya. Karena di dalam si kernet menerima bayaran ongkos kapalnya dari penumpang, katanya seraya menambahkan, lokasi kejadian masih sangat dekat dengan Pelabuhan Tiga Ras.

Diketahui, Kapal kayu KM Sinar Bangun yang  membawa puluhan penumpang tenggelam di perbatasan pelabuhan Tiga Ras-Simanindo Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Peristiwa terjadi pada sore hari ini.

Hingga saat ini Belum diketahui penyebab tenggelam kapal tersebut. Kapal yang mengangkut 80 orang penumpang dan 20 unit sepedamotor
tenggelam di perairan Danau Toba sore tadi sekitar pukul 17.30 wib.

Awalnya kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tigaras Simalungun menuju Pelabuhan Simanindo Samosir, Prapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Setiba diperbatasan tiba tiba kapal itu oleng dan tenggelam.

Kejadian itu membuat pihak kepolisian dibantu warga langsung turun kelokasi yang jaraknya jauh dari pelabuhan. Tiga orang penumpang berhasil diselamatkan dengan dibawa ke Puskesmas Sipintu Angin.

Hanya saja belum dapat diketahui identitas para penumpang yang selamat itu dan pihak kepolisian bersama warga masih berusaha melakukan pencarian diperairan danau toba tersebut.

Amatan wartawan di lokasi, ratusan warga berduyun-duyun memadati pinggiran pantai danau toba. Sebab, posisi lokasi tenggelamnya kapal masih dapat terlihat oleh mata. Sejumlah kapal pun tampak berkeliling-keliling mencoba menemukan para korban yang tenggelam.(red)

Kapolda Sumut Resmikan Pos Pol. AIRUD di Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan

By On Juni 18, 2018

NIAS SELATAN - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw Senin siang (18/06),sekira pukul 11.07.wib, melakukan kunjungan kerja di Pulau-Pulau Batu,Kabupaten Nias Selatan,dengan menggunakan helikopter dinas yang mendarat di bandara lasondre pulau telo.

Kedatangan Kapolda Sumut yang di dampingi oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sumut, Ny. Roma Pasaribu Paulus Waterpauw disambut oleh Muspida,Muspika plus,Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari cabang Nias Selatan Ny. Dodot Faisal Napitupulu dan juga masyarakat Pulau-Pulau Batu.

Selain melakukan monitoring kesiapan personil menjelang Pilgubsu 2018 di Pulau-Pulau Batu, Kapolda Sumut juga meresmikan Kantor sekaligus Pos Pol AIRUD Pulau-Pulau Batu.

Acara peresmian Pos Pol AIRUD Pulau-Pulau Batu,dimana sebelum acara peresmian dan penandatanganan batu prasasti oleh kapolda dilaksanakan,kapolda memberikan kata sambutan.dalam kata sambutan tersebut kapolda sumut menyampaikan sangat senang dengan sambutan hangat masyarakat pulau telo,yang juga siap bersama-sama polri menjaga dan mendukung pilgubsu 2018 yang aman dan tertib.berjalan dengan aman, baik dan lancar.

Setelah acara peresmian pengoprasian pos pol airud selesai,kapolda sumut beserta Ketua Bhayangkari Polda sumut Ny.Roma Waterpau,melanjutkan perjalanan ke pulau simaleke untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Polres Tapanuli selatan pada esok hari selasa tanggal 18 juni 2018 untuk melaksanakan pengecekan di polres tapanuli selatan.(Red)

2 Jenazah Korban Tenggelam Dipantai Muara Dua Pekon Diserahkan Kepada Keluarganya

By On Juni 18, 2018

TANGGAMUS – Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si. Kapolsek Limau Iptu Rukmanizar menyerahkan jenazah M. Andi (28) korban tenggelam di pantai Muara Dua Pekon Ketapang Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, kepada kekeluarganya, Senin (18/6/18) siang.

M. Andi warga Pekon Kedaloman Kecamatan Gunung Alip Tanggamus merupakan korban kedua yang ditemukan pada Senin (18/6) pukul 07.25 Wib oleh petugas gabungan Polsek Limau, BPBD, Basarnas, TNI AL dan Polair dibantu warga setempat.

“Korban ditemukan mengapung sekitar 500 m dari pinggir Pantai Muara Dua Ketapang oleh tim gabungan dibantu warga setempat,” kata Iptu Rukmanizar usai menyerahkan korban.

Sambungnya, untuk korban pertama bernama Reni (13) warga Pekon Wonoharjo Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus, yang tak lain adalah keponakan korban M. Andi sendiri.

“Korban Reni berhasil ditemukan kemarin Minggu (17/6) sekitar pukul 17.30 Wib sekitar 30 meter dari TKP awal tenggelam,” ujar Iptu Rukmanizar.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tenggelamnya korban terjadi pada Minggu (17/6/18) sekitar pukul 13.30 Wib ketika korban bersama keluarganya berkunjung ke pantai tersebut, lantas korban Reni mandi dinggir pantau namun tanpa diduga terseret ombak.

“Melihat hal tersebut lalu pamannya M. Andi berusaha menolongnya namun yang bersangkutan ikut tenggelam terseret arus laut,” jelasnya.

Kesempatan ini juga Kapolsek mewakili Kapolres menyampaikan turut belasungkawa kepada keluarga korban, serta menghimbau masyarakat pengunjung pantai untuk lebih berhati-hati dan agar memperhatikan tanda larangan berenang yang ada.(Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *