Breaking

Jumat, 08 Desember 2017

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Batam

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Batam

Jambi | Metropublik.com - Tim Tindak gabungan Kapolsek Pelabuhan Marina (KPM) dan Personil Pol Airud Polres Tanjab Barat kembali berhasil dalam memutus mata rantai peredaran narkoba melalui perairan di wilayah hukum Kabupaten Tanjab Barat dengan mengamankan 3,5 kilogram Sabu beserta 3 orang kurirnya pada Selasa (05/12/17) sekitar pukul 17.05 Wib.

Proses pengamanan pembawa racun generasi bangsa tersebut sedikit membuat warga menikmati sore di WFC heboh. Pasalnya Polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah tersangka bersinisial ZK alias Pakcik (45) yang diketahui warga Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Kapolres Tanjabbar AKBP A.D.G Sinaga, S.IK membenarkan adanya penangkapan 3 kurir pembawa 3,5 kilogram sabu-sabu tersebut.

"Mereka tertangkap Polsek KPM, Satpolair dan Satnarkoba Polres Tanjabbar yang melakukan pemeriksaan rutin pada barang dan penumpang kapal dari Batam di Pelabuhan Marina pada Selasa (05/12/17) sekitar pukul 17.05 Wib," terang Kapolres AKBP A.D.G Sinaga usai pres rilis di Mapolda Jambi, Kamis (07/12/17).

Kapolres membeberkan ketiga pelaku yakni ZK alias Pakcik (45) warga Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. SP alias Endang (40) warga Tiban III, Kecamatan Sekupang Batam Kota dan NNG alias AA (33) warga Perum Cipta Asri BHH/92 Tembesi Batu Aji Batam Kota.

Kronologis penangkapan kata Kapolres, bermula ketika para pelaku yang datang menggunakan speed boad dari Batam Selasa (05/12), melihat ada pemeriksaan pelaku berupaya menghindar.

Sebelum sampai dipemeriksaan di depan Mako Polsek KPM ketiganya stop dipertigaan jembatan dengan cara menghadap ke laut. Saat itu pelaku atasnama NN alias AA meninggalkan tas dan memisahkan diri dari rekannya, NN pun lolos dari pemeriksaan karena tidak membawa apa-apa an langsung menuju Jambi menggunakan travel.

Sementara ZK dan SP tetap duduk menghadap kelaut, merasa curiga didekati oleh BRIPKA Ronal TS, dan menanyakan 3 buah tas milik siapa, dijawab SP tas kami pak.

Begitu hendak dilakukan pemeriksaan terhadap ketiga tas tersebut, posisi yang terdesak ZK dan SP langsung menceburkan diri ke Sungai berenang ke belakang Gudang Bulog dan kolong rumah Akung.

Anggota yang dipimpin langsung Kapolsek KPM IPTU Shisca Agustina, S.IK, Kasat Polair IPTU Syaiful Anwar dan Kasat Narkoba AKP Cahyono Yudi Sumarsono, SH dengan sigap langsung mengejar para pelaku.

"ZK dan SP berhasil diamankan di kolong Gudang Bulog. Sedangkan NN diamankan di Kecamatan Danau Teluk oleh Polsek Danau Teluk Polres Muaro Jambi atas koordinasi yang dipimpin Wakapolres KOMPOL Hendry Agus Batubara karena lolos dari pemeriksaan. Pelaku ZK terpaksa ditembak karena melawan petugas dengan besi saat diamankan," ujar Kapolres.

Dari tangan ketiga pelaku ini petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 paket besar sabu seberat 1000 gram dari Tsk ZK. 1 paket besar Sabu seberat 1000 gram, 1 paket sedang Sabu seberat 500 gram dari Tsk SP dan 1 paket besar Sabu seberat 1000 gram serta 2 lembar uang tunai $ 200 Singapura dan $ 2 Sinagura dari Tsk NN alias AA.

"Barang bukti berupa sabu keseluruhan sebanyak 3,5 kilogram," terang Kapolres.

Saat ini ketiganya bersama barang bukti diamankan di Mapolres Tanjabbar guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. "Ketiga pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 29 tentang Narkotika," pungkasnya. (Pry)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact