Menu Close Menu

Proyek Tidak Bertuan di Duga di Kerjakan Asal-Asalan

Minggu, 10 Desember 2017 | 23:59 WIB
Lampung Timur | metropublik.com.  Pengembangan Embung Pertanian guna mengantisipasi dampak perubahan iklim yang akan berdampak pada menurun nya hasil industri pertanian, dan embung pertanian juga merupakan teknik pemanenan air sehingga sangat di perlukan nya untuk membantu petani dalam mengelola pertanian nya.

Seperti hal nya di Desa Kedaton Induk, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten  Lampung Timur, mendapatkan bantuan pembuatan embung tersebut. Namun sangat di sayangkan, pembuatan embung itu terkesan dikerjakan asal-asalan dan tidak terbuka kepada masyarakat.

Pasal nya, proyek pekerjaan Pengembangan Embung Pertanian yang di kerjakan oleh pihak pemenang tender tidak memberikan informasi yang jelas terkait pekerjaan nya. Di lokasi pekerjaan tidak di temukan nya papan informasi / Plang pekerjaan terkait berapa anggaran yang di gunakan dan dari PT/CV apakah yang mengerjakan  pekerjaan tersebut sampai dengan proyek itu selesai.

Kepada metropublik.com,Minggu (10/12/2017) Pemberdayaan Petani Pemakai Air ( P3A) Desa Kedaton Induk,Katwadi mengatakan,pihaknya tidak menahu terkait proyek tersebut.pasalnya pekerjaan itu sudah diserahkan kepada Juaeni.

"Saya tidak tahu berapa besar anggaran yang di gunakan, dan dari PT/CV apa yang mengerjakan, karna  semua nya sudah saya serahkan kepada saudara Juaeni". Ucap katwadi saat dikonfirmasi via handphone selluler.

Sementara,menurut pengakuan Juaeni juga tidak tahu menahu dalam hal ini,"Saya hanya sebagai tuan rumah, karna lokasi pekerjaan berdekatan dengan rumah saya. jadi saya tidak tau siapa dan berapa anggaran yang di gunakan,yang lebih mengetahui adalah P3A mas seharusnya". Ungkap Juanei.

Di tempat terpisah, warga Desa yang bernama Hasan menuturkan, sebagai warga biasa dirinya sangat menyayangkan bila pekerjaan itu di tutup-tutupi.

"Kami sebagai warga tidak tau itu pekerjaan dari pemerintah atau peribadi, masalah nya gak ada himbauan dan papan informasi nya, biasa nya kan ada mas informasi pekerjaan nya atau minimal Plang lah mas, ya saya kecewa lah kalau ternyata itu bantuan kok seperti itu, itu kan pakai yang rakyat". Keluh hasan.

Pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah, dimana anggaran tersebut di ambil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak dari masyarakat, yang bertujuan untuk menguatkan ketahanan pangan melalui pertanian di salah gunakan oleh segelintir oknum pemenang tender proyek yang tidak bertanggung jawab, bahkan terkesan asal-asalan. (Denny)
Loading...

Komentar