Menu Close Menu

Warga Resah Dengan Panglong Pembuat Prabot Lemari

Rabu, 13 Desember 2017 | 22:38 WIB
Warga Resah Dengan Panglong Pembuat Prabot Lemari

P.Siantar | Metropublik.com - Warga RT/RW 002/006 jalan sumbawa simpang jalan jeruk, kelurahan Bantan, kecamatan siantar barat Keberatan dengan adanya panglong pembuat prabot lemari. Warga yang berjumlah 16 KK (Kepala Keluarga) ini menandatangani surat Agar usaha tersebut di tutup karna mengancam kesehatan bagi mereka.

"Sebanyak 16 KK kami membuat dan menandatangani surat bahwa kami keberatan atas Usaha panglong itu, karna mengancam kesehatan di lingkungan kami" Ucap Beberapa warga ke Metropublik.com, Rabu (13/12/2017) Sekira pukul 14.00 WIB.

Kami resah dan membuat surat serta menandatangani karna keberatan terhadap seorang warga pendatang membuka usaha panglong yang membuat Lemari itu.

Ada 6 poin keluhan yang menggangu kesehatan kami

01. Dengan suara mesin ketam, potongan kayu yang sangat bising dan sangat mengilukan.

02. Suara yang lebih keraslagi yaitu mesin grenda pada saat memotong besi.

03. Suara mesin kendaraan yang kuat dari kenalpot mobil pic up dan becak roda tiga.

04. Kimia pengawet kayu yang menimbulkan bau tidak sedap, bila terhirup membuat sesak nafas.

05. Membuat lingkungan Rumah menjadi jorok dan banyak sampah menumpuk membuat air parit sumbat tidak mengalir menjadi tergenang.

06. Banyak abu kayu bertebangan saat mengetam kayu dan membuat udara tidak sehat disekitar rumah kami yang berada dekat panglong.

Mereka pun meminta kepada yang berwajib agar panglong tersebut di tutup dan tidak beroprasi lagi.

Lurah Bantan saat dikonfirmasi mengatakan,pihaknya akan memanggil warga yang keberatan," Saya menanggapi keluhan warga, kita akan memanggil warga-warga yang keberatan tersebut dan kita akan mencari solusinya". ucap Syahrul. (Rizal siregar).
Loading...

Komentar