Menu Close Menu

Bejat..! Siswi SMP Hamil 4 bulan Akibat Di Genjot oleh Ayah dan Pamannya

Sabtu, 27 Januari 2018 | 23:09 WIB
Ilustrasi
Tobasa | Metropublik.com - Seorang Siswi berinisial AS (15) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Hamil Empat Bulan. Diduga pelakunya adalah JS (38) ayah kandungnya sendiri dan AMN (33) Paman Korban.

“Benar kita sudah amankan kedu pelaku cabul dan masih ditangani oleh pihak unit PPA”,Ujar Kapolres Tobasa AKBP.Elvianus Laoly. Melalui Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP.Nelson JP Sipahutar Ke Awak Media Ini.

Dikatakannya,peristiwa memilukan ini terungkap dari kecurigaan dari warga yang melihat dengan perubahan kondisi Perut Korban Yang semakin membesar. Kemudian Warga menyelidiki Apa Yang sedang terjadi dengan Korban.

“Keingin tahuan wargapun membuahi hasil, rupanya korban sering dicabuli oleh kedua pelaku ini,sehingga korban hamil empat bulan,”Papar Nelson.

Lanjutnya,Kabar tersebut pun langsung cepat Menyebar ke Masyarakat Sehingga Membuat Kehebohan terjadi di desa Nadeak Napitu, Kecamatan Silaen, Tobasa.

Namun Pelaku JS Yang Mengetahui kalau Tingkah laku bejat yang ia lakukan itu, telah di ketahui oleh Masyarakat. Kemudian JS langsung melarikan putrinya yang tengah hamil empat bulan mengandung anak nya itu ke kota Medan.

Tetapi upaya pelaku menyembunyikan aibnya terbongkar,warga yang mencium keberadaan pelaku langsung dilaporkan kepolres Tobasa.

“Unit Reskrim Polres Tobasa Langsung Melakukan upaya pencarian dengan memburu pelaku. Pemburuan yang di lakukan oleh Personil itu ternyata membuahkan hasil, Personil berhasil Mengamankan Pelaku AMN  Paman Kandung Korban. Sementara Pelaku JS (38) Ayah Kandung Korban yang Sempat menghilang dengan membawa korban dari Rumahnya tersebut, Berhasil ditangkap oleh personil Reskrim. Pelaku Di tangkap dari kota Medan. Selanjutnya Pelaku JS bersama Korban dibawa ke Polres Tobasa untuk diproses.”Jelas Nelson.

Dikatakan Nelson,menurut pengakuan kedua pelaku, perbuatan bejat mereka itu tidak saling tahu.Namun terungkap setelah korban membuat pengakuan di kantor polisi.

“Menurut pengakuan korban, perbuatan bejat itu sudah lama dilakukan kepadanya,”Uacap Nelson.

Selanjutnya Nelson Menjelaskan Berdasarkan Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Personil. Bahwa Kejadian Yang di alami oleh Korban, sudah berlangsung lama, Mulai sejak dari akhir tahun 2015 silam.

“Setelah kita selidiki Tersangka AMN dan JS Melakukan Aksi bejat mereka itu, sudah berlangsung dari akhir tahun 2015, hingga akhir tahun 2017 yang lalu, Dilakukan oleh Kedua Pelaku dengan mencabuli Korban. Awalnya kedu pelaku saling tidak mengetahui, ketika sudah di kantor polisi mereka berdua saling tahu kalau mereka sama sudah mencabuli Korban hingga hamil" Imbuhnya.

Namun Ibu Kandung korban Boru N, yang ternyata telah mengetahui kehamilan putrinya itu, Malah memberikan obat untuk menggugurkan kehamilan Korban " Bulan lalu Ibu korban Meminumkan Obat Untuk Menggurkan kandunganya". Ujar Nelson sembari mengakhiri.

Sementara itu ,Korban menjelaskan kalau AMN Pamannya (Tulang) itu yang Awalnya mencabuli dirinya, Di lakukan didalam rumah mereka di desa Nadaek Napitupulu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Tobasa .

" Tulang AMN Awalnya menyetubuhi saya, ia lakukan Dua Kali dalam Seminggu, Sedangkan saya Melakukan itu Sebanyak ketiga kali akhir tahun 2017 lalu".Ucap Korban memberi keterangan.(Rizal Siregar)

Komentar