Menu Close Menu

Desa Raja Basa Batanghari Realisasikan DD untuk Infrastruktur Desa

Minggu, 21 Januari 2018 | 10:21 WIB
Lampung Timur | Metropublik.com -  Lahir nya UU Desa No 6 Tahun 2014 dan tersedia nya dana desa melalui APBN adalah bentuk komitmen pemerintah pusat untuk membangun pemerintah Desa menjadi mandiri dan sejahtera. Era pemerintahan Jokowi - JK ialah awal dari upaya penerapan paradigma baru di dalam membangun desa. Secara resmi, upaya tersebut di masukan ke Nama Cita pemerintah dengan memilih jargon 'Membangun Indonesia Dari Pinggiran'.

Seperti hal nya Desa Raja Basa Batanghari, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, yang di pimpin oleh Kepala Desa Amirul, tahun 2017 ini merealisasikan banyak hal pembangunan seperti, Pembukaan Badan Jalan sepanjang 2.000 M, Drainase Sepanjang 2.354 M, Perbaikian Rumah Sehat dan Pembangunan MCK.


Kepada Metropublik.com,Sabtu (20/1/2018) Kepala Desa Raja Basa Batanghari,Amirul mengatakan,Pihaknya menggunakan dana desa untuk pembangunan drainase.

"Saya fokuskan pembangunan tahun ini untuk Drainase dengan anggaran 617.050.000 (enam ratus juta lima puluh ribu rupiah), Pembukaan Badan Jalan sebesar 57.228.000 (lima puluh tujuh juta dua ratus dua puluh delapan ribu rupiah), Perbaikian rumah sehat 32.000.000 (tiga puluh dua juta rupiah) dan Pembangunan MCK 40.000.000 (empat puluh juta rupiah),”Ujar Amirul.

Dikatakannya,dalam pembangunan ini melibatkan TPK, Bendahara dan Masyarakat.Agar semua pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan petunjuk tekhnis yang ada.

“Kita membangun Drainase supaya tidak ada lagi saluran air yang mampet jalan yang tergenang air ketika hujan, dan dapat mempercepat distribusian hasil Panen kedepan nya". Tutup Amirul.

Sementara itu , Warsito masyarakat Desa Raja Basa Batanghari menuturkan,dirinya sangat berterimakasih kepada Pemerintah atas Dana Desa ini ,terlebih-lebih kepada Kades.

 "Saya ucapkan terima kasih sekali kepada bapak kades mas, dengan ada pembangunan badan Jalan khusus nya, saya bisa lebih cepat keluar ke jalur utama, rumah saya kan di dalam mas. Sebelum nya 15 menit jarak tempuh, tapi dengan ada nya jalan baru sekarang cukup 5 menit sudah sampai jalan utama, dan saya fikir semua masyarakat berfikir hal yang sama dengan saya,”Kata Warsito dengan gembira. (Denny)

Komentar