Menu Close Menu

Diduga Pembangunan Jembatan Parit V Menuai Kecurangan

Senin, 15 Januari 2018 | 20:07 WIB
Kuala Tungkal | Metropublik.com - Pelaksanaan proyek pembangunan jembatan di parit V Desa Tungkal 1 yang di kerjakan CV.Bringin Citra Lestari (BCL) menelan Anggaran APBD Tanjab barat Tahun 2017  Rp.2.985,000,000,00 di duga menuai kecurangan yang di lakukan oleh pihak rekanan, seharusnya Penyambungan dengan menggunakan baut dan mur agar menjadi kokoh dan lebih aman.

Hasil Pantauan Metropublik.com, Selasa (15/01/18) di lokasi, sambungan besi Gelagar jembatan tidak menggunakan baut dan mur melainkan cuma di las.

Kepada Metropublik.com Kamaruddin Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi (GANK) Kabupaten,Tanjab barat Mengatakan, ini lah akibat lemahnya pengawasan dari konsultant pengawas dan TP4D sehingga rekanan curang dalam melaksanakan pekerjaan, berkerja terkesan semaunya tanpa memperdulikan mutu dan kualitas.

"Seharusnya semua sambungan Gelagar jembatan sesudah di las, harus di pasang baut dan mur guna mendapatkan hasil yang kuat,sebab Gelagar ini sebagai tulang jembatan dan menahan beban lantai yang sangat berat, belum lagi beban kendaraan yang melintas,"ujar Kamaruddin.


"Jadi apa kinerja Tim TP4D, konsultant pengawas dan PPTK rekanan bekerja asal -asalan di biarkan saja. Seharusnya harus exstra ketat pengawasan jangan berdiam diri dan tutup mata adanya rekanan yang curang dalam melaksanakan pekerjaan,"Imbuh kamaruddin.

Menyikapi permasalahan ini konsultant pengawas pekerjaan jembatan parit V Tungkal 1,Azman saat di kompirmasi Metropublik.com melalui handpond seluler membantah, "semua sambungan Gelagar  di las dan di pasang baut mas, besok akan saya cek lagi ke lokasi pekerjaan,"paparnya dengan singkat.(Pry)

Komentar