Menu Close Menu

Gegara Meteran Listrik, Dua orang menjadi korban Kenak Bacok

Senin, 15 Januari 2018 | 7:59 PM WIB
Lokasi Kejadian
P.Siantar | Metropublik.com - Doharman Saragih, Warga Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan tanjung pinggir, Siantar Martoba, Membacok Dua Dari Lima belas Orang yang mendatangi ke Rumah nya. Pembacokan oleh Pelaku terhadap Dua Orang itu, berawal dari masalah Meteran Listrik.Senin (15/1/2018) Sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi Dihimpun dari lokasi kejadian, Awalnya Sejumlah orang dengan mengendarai kreta datang ke rumah Saragih. Pria yang diperkirakan belasan orang itu datang untuk mengambil meteran listrik di rumah kediamannya.

Namum Saragih bersih keras dan langsung melakukan perlawan. selanjutnya Laki-laki yang berjumlah belasan itu langsung mengambil sejumlah kayu dan memukul saragih hingga mengalami luka dibagian tangan. Lalu Saragih Lari ke dalam rumah mengambil parang dan membacok dua orang, lalu korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit horas insani untuk mendapat perawatan medis.

"Pas aku datang kesini, belum ribut orang itu, masih sempat aku mengatakan kepada mereka dibicarakanlah baik-baik, tapi entah kenapa langsung puluhan orang yang datang naik kreta ini melakukan pemukula," kata pria yang tidak ingin menyebutkan identitasnya itu.

Sementara itu, salah satu dari kelompok pria mengatakan keributan sebenarnya dipicu akibat meteran listrik. Menurutnya rumah yang ditempati oleh Doharman milik seseorang bermarga Purba.

"Awalnya karena, meteran listriknya bang.. kawan kami ini mau mengambil meteran yang dirumah si dohar, karena rumah itu dulu ditempati sama marga purba, makanya kami mau mencabut meterannya," kata Heri.

"Dan nggak ada kami menyerang, tiba-tiba ajanya si dohar ini mencekik kawan kami dan mengatakan siapa preman sini, makanya keributan terjadi, dan korban bukan dia saja  tapi ada dua teman kami yang juga korban kena bacok sama si dohar ini, namanya Israel Begin Sirait (45) dan Muhammad amin siregar (36) mereka ini luka dibagian tangan, pundak dan bahu," sambungnya.

Pasca kejadian kedua belah pihak kini saling lapor ke Polres Pematangsiantar dan ke Polsek Siantar Martoba untuk mengadukan masing masing versi kejadian, sementara itu setibanya dilokasi kejadian, Sat Reskrim Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Martoba langsung melakukan identifikasi dan memeriksa beberapa saksi kejadian.

Sementara itu kapolsek martoba AKP David sinaga mengatakan kejadian pembacokan tersebut dipicu oleh masalah pencabutan meteran listrik sehingga pemilik rumah tidak terima dan langsung melakukan perlawanan, dengan cara membacok dua orang warga menggunakan kapak.

"Itu awalnya karena meteran listrik. Gak terima yang punya rumah, langsung melakukan perlawanan. Setelah itu dia lari ke Polres (Pematangsiantar), "kata David di lokasi kejadian. (Rizal Siregar).

Komentar