Menu Close Menu

Ketua KPU : Kita Tidak Bisa Melarang Yang diduga Menyerupai Kampanye

Jumat, 26 Januari 2018 | 18:15 WIB
Jakarta | Metropublik.com – Maraknya aktivitas yang diduga menyerupai kampanye untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) ketua komisi pemilihan umum (KPU) Arief Budiman belum bisa melarangnnya.

Pasalnya,penyelenggara masih belum menetapkan calon-calon kepala daerah yang akan di pilih oleh masyarakat nantinya. Dengan begitu,segala sesuatu yang dilakukan baik,kampanye dalam media social dan lainnya, itu masih belum masuk ketentuan undang-undang.

“Sah-sah saja bila ada kegiatan mereka ,karena paslonnya kan belum ditetapkan. Jadi kita belum bisa menilai bahwasanya itu kampanye,”Ujar Arief,Kamis (25/1/2018).

Dikatakannya, bagi para calon kepala daerah akan diumumkan pada 12 Februari 2018 mendatang. Sementara masa kampanye serentak mulai digelar 15 Februari.

“Nah,disini Paslon baru terikat perundang-undangan. Jadi Kampanye itu jadwalnya tiga hari setelah penetapan paslon. Kalau pada saat ini sah-sah saja mau ngomong apa,”Paparnya.

Untuk diketahui, masa kampanye akan berlangsung dari 15 Februari hingga 23 Juni mendatang.
Masa tenang dimulai 24 Juni hingga 26 Juni. Kemudian pemungutan suara dilaksanakan pada 27 Juni serentak di 171 daerah. Selanjutnya rekapitulasi dilaksanakan pada 28 Juni 2018.(Red)
Loading...

Komentar