Breaking

Jumat, 12 Januari 2018

Okto di Ciduk Polisi Karena ini..

Okto di Ciduk Polisi Karena ini..

Simalungun | Metropublik.com - Oktora Saut Maduma Sipayung (28) Tinggal di Perumahan PMT Dolok Ilir, Nagori Dolok Tenera, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun Di Ringkus oleh Personil karna Mengedarkan Sabu. Okto diCiduk dari Jalan Pondok Bawah Dolok Ilir Nagori Dolok Tenera, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, SImalungun Kamis (11/1-2018) sekira pukul 12.00 WIB.

 "Okto di tangkap dari Laporan Masyarakat dengan LP/ 04/ I/ 2018/ SU/ SIMAL-LAWAN, tanggal 11 Januari 2018" Kata Kapolsek Serbelawan AKP. Edi Sukamto ke Media Metropublik.com, Jumat (12/1/2018).

Awalnya, Masyarakat melaporkan bahwasanya di Pondok Bawah Dolok Ilir Nagori Dolok Tenera Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun ada seorang laki-laki diduga sedang menggunakan dan mengedarkan Sabu.

Selanjutnya Personil melakukan penyelidikan ke lokasi yang di infokan oleh masyarakat. Kemudian di lokasi Di satu Rumah. Personil melihat ada seorang laki-laki Cocok dengan ciri-ciri seperti yang diinformasikan.

Kemudian Personil langsung menerobos masuk ke dalam rumah itu. Di Dalam Personil menanyaka identitasnya dan laki-laki itu mengaku bernama Oktora Saud Maduma Sipayung "Nama ku Oktora Saud Maduma Sipayung, aku tinggal di Perumahan PMT Dolok Ilir, Nagori Dolok Tenera, Kecamatan Dolok Batu Nanggar" Ujar Okto.

Selanjutnya, Tersangka dilakukan penggeledahan, dari kantong celana tersangka Ditemukan  1 unit Handphone Samsung warna hitam putih dan Uang tunai sebanyak Rp. 300.000.- terdiri dari pecahan Rp. 50.000.- sebanyak 6 lembar hasil dari penjualan Sabu.

Berlanjut ke dalam rumah, personil menemukan 1 lembar kertas putih terbungkus didalamnya ada 1 buah plastik klip bening besar berisi 1 buah plastik klip bening sedang yang berisi Sabu. dan 6 buah plastik klip bening kecil berisikan Sabu, 44 buah plastik klip bening kecil kosong, 1 lembar kertas foil, 1 buah pipet warna putih berbentuk sekop.

Kemudian Tersangka bersam barang bukti di boyong ke Mapolsek Serbalawan untuk dilakukan proses penyidikan lebih Lanjut. Akibat perbuatannya Tersangka diancam dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.Ujar Edi sembari mengakhiri.(Rizal Siregar).

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact