Menu Close Menu

Polres Nias Ungkap Kasus Narkotika Jenis Ekstasi

Selasa, 30 Januari 2018 | 00:39 WIB
Gunungsitoli | Metropublik.com – Satuan Narkoba Polres Nias menggelar Press Release Pengungkapan Kasus Narkotika Jenis Ekstasi kepada sejumlah wartawan di Mapolres Nias, Senin (29/01/2018) sore.

Press Release dipimpin Kasat Narkoba Iptu Sonifati Zalukhu, SH didampingi PS. Paur Subbag Humas Bripka Restu Gulo dan Paurmin Sat Narkoba Aipda Syukur Telaumbanua.

Iptu Zalukhu menjelaskan, awalnya Sat Narkoba melakukan razia di KTV Binaka Kecamatan Gunungsitoli, Minggu (21/01/2018) malam sekitar pukul 23.00 Wib.

“ Dalam razia tersebut berhasil diamankan 13 orang terduga pelaku yakni RZ Als M (22), LHS Als L (25), FZ Als J (29), YH Als Y (26), YAZ Als E (40), JSPN Als J (25), MKD Als M (43), TZ Als AY (43), YPZ Als AM (41), FZ Als A (29), EI Als R (26), BSH Als B (29) dan YZ Als AF (30), dengan menyita sejumlah barang bukti diduga Narkotika jenis Ekstasi, “ ujar Zalukhu.

Tim Lidik Sat Narkoba dipimpin Kbo Sat Narkoba Ipda Ahmad Fahmi, SH langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan HHM Als H (30) di rumah mertuanya, Senin (22/01/2018) subuh.

“ Setelah dilakukan penyelidikan selama 1 minggu, 4 orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, yakni FZ Als J (29), JSPN Als J (25), YPZ Als AM (41), dan HHM Als H (30), “ ujar Iptu Zalukhu.

“ Sedangkan terhadap 7 orang terduga berinisial RZ Als M (22), LHS Als L (25), YH Als Y (26), YAZ Als E (40), MKD Als M (43), BSH Als B (29) dan YZ Als AF (30) di assesment ke BNNK Gunungsitoli dan 3 orang lainnya yaitu TZ Als AY (43), FZ Als A (29) dan  EI Als R (26) telah dikembalikan kepada keluarga karena tidak tidak terbukti menggunakan Narkoba , “ pungkasnya.

“ Terhadap tiga tersangka FZ Als J (29), JSPN Als J (25) dan HHM Als H (30) dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sedangkan tersangka YPZ Als AM (41) dijerat dengan Pasal 112, 114 dan 116 Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, “ tutup Iptu Zalukhu.

Saat ini ke 4 tersangka harus mendekam di RTP Polres Nias untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (RG)
Loading...

Komentar