HEADLINE NEWS

Pria Bermarga Sianturi Tewas setelah Menenggak 3 Gelas Tuak

P.Siantar | Metropublik.com - Partunggulan Sianturi (53) Warga Jalan Danau Tendanau, Kelurahan Siopat Suhu, Kelurahan Siantar Timur Tewas setelah menenggak 3 gelas tuak. Pria yang masih lajang ini ditemukan meninggal dunia setelah tertidur semalaman di warung tuak Si Mata Elang milik M Hasiholan Siallagan di Jalan Pantai Timur, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Senin (29/1/2018) sekira pukul 09.00 WIB.

Informasi di himpun, dari Hasiholoan Siallagan (48) pemilik warung tuak Si Mata Elang mengatakan  Awalnya Sekira pukul 06.00 WIB, Ada yang menggedor pintu rumah. Mendengar itu, Hasiholoan pun terbangun dan membuka pintu rumahnya itu dan melihat korban, ia meminta segelas air putih.

Setelah Ngasi segelas air putih, Kemudian Hasiholoan menyarankan agar korban tidur di dalam rumah. Namun perkataan Hasiholoan itu di tolak oleh korban, dengan beralasan kondisinya sudah berlumuran bau tak sedap.

Beberapa jam kemudian tepatnya pagi pukul 09.00 WIB pada saat Hasiholan hendak pulang ke rumahnya untuk mengambil becak. ia mengetahui korban sudah terbujur kaku, dengan kondisi telungkup tanpa mengenakan pakaian " partunggulan kulihat didalam kedai tuak tewas telungkup di atas tikar tipis sebagai untuk alas nya" kata Hasiholoan.

Selanjutnya, Hasiholoan langsung menyampaikan ke pihak keluarga dan melaporkan ke Polres Siantar guna dilakukan identifikasi.

Informasi yang dihimpun, Partunggulan diketahui kehidupan sehari-hari ia jalani bekerja serabutan. Belakangan, Ia tinggal dirumah saudari perempuanya di Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun, bekerja sebagai pembantu montir dibengkel. Diketahui sekali seminggu, Partunggulan mampir ke warung Si Mata Elang.

"Kami kenal kami sama dia. Orangnya baik, hancur demi kawan. Peminum. Tadi malam sudah kami bilang supaya dia diantar pulang naik becak. tapi dia gak mau," kata salah seorang pria bermarga Aritonang.

Diketahui sebelumnya Minggu (28/1/2018) Sekira pukul 13.00 WIB Partunggulan (Korban) datang sendiri ke warung, Namun Sebenernya Warung saya Buka Mulai Sore. Ujar Siallagan.

Selanjutnya Peramu  datang untuk mengantarkan tuak, Korban yang sudah berada di warung itu, langsung memesan minuman tuak, dan gelas pertama langsung ditegaknya sampai habis "Ia memesan 3 gelas"

Kemudian, Setelah habis ditenggaknya 3 gelas tuak, korbanpun mulai mengendus rasa kesakitan dibagian dada dan punggung, ia pun muntah-muntah dan buang air besar di dalam celana.

Melihat kejadian itu, Sontak membuat pemilik warung terkejut "Melihat Partunggulan seperti itu saya terkejut, karna tidak seperti biasa nya" ucap Hasiholan.

Hasiholan sempat menyarankan agar Partunggulan diantar ke rumahnya atau  tidur di kamar kosong milik Hasiholan "Ayok biar ku antar kau pulang, kalau tidak tidur, kau di kamar itu"

Namun permintaan itu ditolak korban, ia malah memohon supaya ia tidur saja di lantai kedai tuak itu. Sampai malam hari, Korban masih tetap tidur terpulas dengan kondisi tidak memakai baju.

"Melihat itu, para pelanggan yang minum tuak pun terpaksa berpindah tempat ke sebelahnya" Ujar Hasiholoan.(Rizal Siregar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *