Menu Close Menu

Sadis...!Gegara Dikatain "Burungnya Loyo" Kakek usia 72 Tahun ini Menghilangkan nyawa Kekasihnya

Selasa, 30 Januari 2018 | 9:30 AM WIB
Malang | Metropublik.com - Sakit Hati Gara-Gara dikatain "Burungnya Loyo" Kakek berusia (72) Tahun ini Menghilangkan nyawa kekasihnya, Painah Alias Mbok Painah (65) pada Saat mereka hendak melakukan hubungan badan, dibawah tower bedak kaki lima dilahan kosong dekat pasar Dampit. Sempat melakukan pelarian selama 1X24 Jam, pelaku pembunuh Mbok Painah (65) warga Dusun Purwodadi, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Malang, pada Sabtu (27 /01/2018) Yang lalu, Akhirnya Kakek yang bernama Sudrun alias Bedrun (72) pekerjaannya sebagai Kuli Pangul di pasar dampit ini, Berhasil Diringkus oleh Personil Reskrim Polres Malang, Minggu (28/1/2018).

Bedrun (72) sakit hati dihina oleh korban, pada saat mereka hendak melakukan hubungan badan, "Pelaku membunuh Korban Mbok Painah (65) Karena sakit hati, burungnya dianggap loyo” Kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda ke Awak Media ini, Senin (29/1/2018).

Informasi dihimpun Awalnya, Pelaku menjalin hubungan Asmara dengan korban, bahkan memadu kasih kayak dua sijoli yang masih muda, Karena saat berhubung badan, korban sempat menghina kalau burung kakak tuanya loyo dan bahkan dimuka umum korban tetap menghina. Pelaku merasa tersingung dan marah sekali atas penghinaan korban pada dirinya.

Korban yang merasa sakit hati itu, kemudian Berencana untuk menjumpai Korban. Jumat (26/1/2018) Malam, Pelaku menemui Korban dipasar dampit, Selanjutnya Pelaku mengajak Korban kelahan kosong tepatnya dibawah tower untuk melakukan hubungan badan.

Sesampainya di lokasi Pelaku tidak melakukan Hubungan Badan dengan korban.Namun pelaku malah memukul korban dengan batu sebesar buah kelapa dibagian pelipis wajahnya, Pelaku Kemudian Kabur setelah melihat korban Terkapar. Ujar Adrian.

Diketahui Sebelumnya, Sabtu (27 /01/2018), Dibawah tower dekat bedak kaki lima dilahan kosong dekat pasar Dampit, Warga Menemukan Mayat seorang wanita dalam kondisi terlentang serta dasternya tersingkap dan tidak memakai celana dalam.

Ternyata Warga mengenal mayat itu, Yang tidak lain adalah, Mbok painah (65) Warga yang tinggal di Dusun Purwodadi RT04/RW13, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, warga melaporkan Menemukan Mbok Painah yang telah Tewas itu, ke Mapolres Malang, Kemudian Personil langsung melakukan olah cek TKP.

Di Lokasi Personil menemukan, Kondisi mayat korban dibagian pelipis wajah terdapat luka memar akibat hantaman batu serta banyak bercak darah menempel pipi dan sebagian wajah. Ia telentang di atas glangsi, Sebagai barang bukti personil mengamankan Batu sebesar kelapa, ditemukan di lokasi dan sebuah topi diduga milik Pelaku.(Rizal Siregar).

Komentar