Aniaya Anak Umur 13 Tahun, Pangulu,Sekdes dan Seorang Warga Ditangkap Polisi

- Februari 12, 2018
Simalungun | Metropublik.com - Gara-gara dituduh mencuri uang milik Sunggul Purba, seorang Anak di Huta Raya Timuran, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Simalungun dianiaya hingga babak belur. Jefri Sidabutar (13) dipukuli sambil terus dipaksa mengaku melakukan pencurian.

Akibat aksi penganiayaan tersebut, Jefri mengalami luka lebam di bagian wajah, punggung, dan dadanya.

Ironisnya, aksi penganiayaan itu dilakukan oleh Sutrisno (49) yang menjabat Pangulu Nagori Mariah Jambi,
Kennedy Manurung (45) Sekdes Nagori Mariah Jambi, dan Sunggul Purba (42) tiga orang pelaku ini Warga Huta Raya Timuran, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja, Kabupaten Simalungun.

Akibat penganiayaan tersebut, orang tua korban pun tidak terima. Jefri Sidabutar bersama orang tua tinggal di Huta Raya Timuran, Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah jambi, Simalungun, memutuskan untuk menempuh jalur hukum, dengan melaporkan Sutrisno, Kennedy dan sunggul ke Mapolres Simalungun.

"Dilaporkan penganiayaan anak di bawah umur. Sekarang laporannya sudah dalam penanganan Unit PPA Satreskrim," kata Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Damos C. Aritonang, Minggu (11/2/2018).

Aksi kekerasan itu berawal dari hilangnya uang milik Sunggul. Entah bagaimana, saat itu sunggul menuduh jefri sebagai pelakunya. lalu Sunggul bersama pangulu dan Sekdes datang ke rumah Jefri.

Selanjutnya di rumah Jefri, Sunggul langsung memukuli dan menyeret korban keluar dari dalam rumah. di luar rumah kemudian jefri disambut oleh Pangulu Sutrisno memukul muka Jefri sebanyak 3 kali, dengan diikuti oleh Sekdes Kennedy turut memukuli Jefri.

Merasa tidak mencuri, korban pun menolak tuduhan tersebut. Namun, Sunggul malah menganiaya korban, sambil terus memaksa agar korban mengakui telah mencuri uang miliknya.

Korban dipukul dan di seret, hingga mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya. Polisi yang menerima Laporan Polisi Nomor : LP/ 270/ X/ 2016/ Simal. perkara penganiayaan, langsung membawa korban ke rumah sakit. Polisi memintakan visum et repertum ke tim medis, untuk kepentingan penyelidikan kasus kekerasan tersebut.

"Ketiga pelaku sudah kita amankan dari kediamannya masing-masing di Nagori Mariah Jambi Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, dan masih dalam pemeriksaan. Kalau terbukti, Ketiga pelaku di jerat dengan Pasal 80 ayat (1) UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 333 KUHPidana" tandas Damos C. Aritonang. (Rizal Siregar).
Komentar Anda
 

Start typing and press Enter to search