Menu Close Menu

Budi menangis Di Vonis 10 Tahun sedangkan Saleh Di Vonis 9 Tahun Oleh Majelis Hakim

Kamis, 01 Februari 2018 | 22:46 WIB
P.Siantar | Metropublik.com - Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Majelis Hakim Menjatuhkan Vonis 10 Tahun terhadap Budi Antoni (30) Bersama Muhammad Saleh Nasution (28) Terdakwa Kasus Narkoba Jenis Sabu-Sabu Sebanyak 319 Paket. Kamis (1/2/2018) Sekira pukul 15.20 WIB.

Sebelum sidang dimulai, Majelis Hakim Fitra Dewi mengatakan kepada Terdakwa Budi "Kamu kenapa menangis, kan belum dimulai sidangnya" ujar majelis Hakim Fitra Dewi

Sebelum sidang dimulai, Majelis Hakim Fitra Dewi mengatakan kepada Terdakwa Budi "Kamu kenapa menangis, kan belum dimulai sidangnya" ujar Ketua majelis Hakim Fitra Dewi di dampingi dua Hakim anggota Simon Sitorus dan M.Nuzli, tampak tenang diruang sidangan. Kemudian Fitra Dewi Mengetuk Palu Sembari mengatakan "Sidang di mulai dan terbuka untuk Umum".

Hakim Anggota M.Nuzli, pun langsung Membaca, bahwa terdakwa Budi terbukti bersalah, dengan melakukan tindak pidana menjual, menerima menjadi perantara dalam jual beli Narkoba jenis Sabu Golongan 1 dalam ayat (2) UU No 35, Tahun 2009.

Dari tangan terdakwa Budi di dapat 1 buah tas merek Rebook di dalam nya ada 1 plastik klip besar berisi 319 Paket Sabu, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah hp oppo neo-9.

M.Nuzli, selesai membacakan. kemudian Fitra Menyuruh Terdakwa Budi untuk Berdiri dan mengatakan, "Kemarin Kamu di Tuntut berapa oleh Jaksa" Tanya Fitra ke terdakwa Budi. Lalu Terdakwa mengatakan "Di tuntut 10 Tahun saya buk Hakim"Ucap Budi.

Fitra lanjut membacakan, Sebelum menjatuhkan Vonis kepada terdakwa Budi Antoni (30) Warga jalan Angkola, kelurahan Dwikora, kecamatan Siantar Barat, Hal-hal yang memberatkan terdakwa, Bahwa perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam rangka memberantas segala bentuk penyalah gunaan Narkoba.

Kemudian Hal-hal yang meringankan Terdakwa bahwa terdakwa belum pernah di hukum, terdakwa berlaku sopan di persidangan dan terdakwa mengaku bersalah, juga menyesali perbuatannya, Lalu Majelis Hakim Menjatuhkan Vonis 10 Tahun dengan denda 1 Miliar subsider 6 bulan.

Lanjut, Fitra Membacakan Vonis Terdakwa Muhammad Saleh Nasution, Terdakwa pun di suru berdiri, "Kamu kemarin di tuntut berapa oleh Jaksa" Ujar Fitra, Terdakwa Saleh mengatakan, "Saya di Tuntut 9 Tahun Oleh Buk JPU Buk Rahma" ucap Saleh.

Lalu Fitra Membacakan terdakwa terbukti bersalah memiliki Sabu sebanyak 22 paket, dan Terdakwa Saleh telah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan program pemerintah dalam rangka memberantas segala bentuk penyalah gunaan Narkoba.

Namun Hal yang meringankan Terdakwa belum pernah di hukum dan terdakwa berlaku sopan di persidangan, terdakwa mengaku bersalah juga menyesali perbuatannya. "Terdakwa Saleh di Vonis 9 Tahun denda 1 miliar subsider 3 bulan" Ungkap Majelis Fitra.

Setelah Menjatuhkan Vonis kedua Terdakwa dan sebelum menutup sidang,Fitra menanyakan kepada Kedua terdakwa yang didampingi Penasehat Hukum Alexander Harefa, dan JPU Rama, Sinaga, "Terima atau pikir-pikir" Mereka mengatakan, pikir-pikir buk hakim, dengan disambut ketukan palu menutup persidangan.

Diketahui Sebelumnya, BNNK Siantar mendapat Informasi, Bahwa di Jalan Ulakma Sinaga, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur Ada yang Teransaksi Sabu, dengan mengendarai Kereta Yamaha Mio warna Biru BK 6833 WAE, Pada Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 15.30 WIB yang Lalu.

Mendapat info tersebut, Personil BNNK, Langsung menuju ke lokasi. Namun pada Saat Melintas Personil Melihat Kereta Yamaha Mio warna Biru BK 6833 WAE di kendarai seorang pria melintas papasan di depan personil.

Personil memutar arah, kendaraan mengejar, kereta mio tersebut dan Berhasil menangkap. Namun Tersangka pada saat hendak di tangkap, terlihat personil ia membuang 2 paket Sabu ke arah belakang badan nya dan di cantolan bagasi kereta, di temukan pelastik warna biru berisi 22 paket Sabu, 1 buah HP merek Aldo dan uang RP.6.000.000,-.

Selanjutnya,  dilakukan pengembangan, Sekira pukul 16.00 WIB, Di Perumahan Graha Harmoni blok B jalan Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Simalungun Tersangka Budi Antoni (30) Di Ringkus dan ditemukan dari dalam kamar belakang tepatnya di atas kursi, 1 Tas warna Hitam merek Rebook di dalamnya ada 1 bungkus plastik klip besar, Berisi 319 paket Sabu, 3 bungkus plastik klip, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah sepidol merek faster, 1 buah gunting warna biru dan di lantai ditemukan Hp merek oppo neo-9 warna pink. Selanjutnya Kedua tersangka bersama barang bukti di boyong ke Kantor BNNK Siantar, untuk diproses. (Rizal Siregar).
Loading...

Komentar