Menu Close Menu

Kapolda : Polisi Berbaju Coklat Jangan Menjadi Penjahat

Jumat, 02 Februari 2018 | 1:48 PM WIB
Gorontalo | Metropublik.com - Pesan yang sangat mendalam tersebut, disampaikan Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail MH saat memimpin apel pagi dihadapan seluruh anggota pada Kamis,(1/2/2108) pukul 07.00 wita di halaman apel Mapolda Gorontalo.

“Menjadi Polisi adalah profesi yang sangat mulia, karena tugasnya memberikan ketentraman melalui pemeliharaan kamtibmas, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, sebagai anggota Polri harus bisa memberikan contoh yang baik, Polisi berbaju coklat jangan menjadi penjahat, karena masih banyak kita lihat diberita ada oknum-oknum Polri di beberapa wilayah yang terlibat tindak pidana ataupun tindakan tidak terpuji lainnya, saya minta hal itu tidak terjadi di Gorontalo, kata Kapolda.

Pada kesempatan yang sama, kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya, yang telah mensukseskan peresmian SPN Polda Gorontalo hingga mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari Kapolri.

“Saya selaku pimpinan Polda Gorontalo mengucapkan terimakasih atas peran seluruh anggota jajaran Polda Gorontalo yang telah membantu memberikan dukungan dalam peresmian SPN Polda Gorontalo hingga mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Bapak Kapolri, melalui kerjasama dan soliditas tentu akan membawa kejayaan, agar hal ini bisa terus dipedomani dalam melakukan kegiatan apapun,”jelas Kapolda.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK, menjelaskan terkait arahan Kapolda tersebut bahwa selaku pimpinan Bapak Kapolda selalu mengingatkan kepada seluruh jajarannya tetang kebaikan khususnya dalam menjalankan profesi sebagai anggota Polri.

“ Bapak Kapolda dalam setiap arahannya, selalu memberikan pesan-pesan kebaikan, guna mengingatkan kepada seluruh anggota untuk kembali kepada jati dirinya sebagai anggota Polri yang harus bisa memberikan contoh/tauladan yang baik kepada masyarakat,” kata Wahyu.

“Selain itu , apa yang disampaikan oleh Kapolda, itu merupakan bagian program Kapolda dalam rangka revolusi mental, agar anggota dalam melaksanakan profesi Polri selalu dalam rail nya jangan sampai melenceng ataupun melakukan penyimpangan yang akan menciderai instusi Polri yang kita cintai ini, tutup Wahyu.(Red)

Komentar