Pakcik Pelaku Cabul Keponakannya di Vonis 8 Tahun Penjara

P.Siantar | Metropublik.com - Parhusoran Sianturi (49) Tertunduk saat hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar Memvonis 8 tahun penjara. Pria yang kesehariannya sebagai supir ini dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencabulan Keponakannya. Pelaku Parhusoran, Warga jalan Makmur, kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur itu dijerat dengan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Selain vonis kurungan 8 tahun, hakim yang dipimpin Fitra Dewi juga menimpakan hukuman denda Rp 1 Miliar subsider kurungan 6 bulan. Vonis hakim tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dihukum 9 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan.

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 81 ayat 2 UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Karena itu terdakwa dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan," kata Hakim Fitra Dewi membacakan putusan, Senin (12/2/2018).

Mendengar vonis tersebut, Parhusoran Sianturi langsung menunduk. Dia bahkan tidak menjawab sepatah katapun saat majelis hakim menawarkan terdakwa akan menerima langsung vonis tersebut atau akan melakukan banding. Berbeda dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Henny A Simandalahi yang langsung menyatakan terima.

Sebelumnya, aksi pencabulan terdakwa Parhusoran terhadap DPS boru Hasibuan yang tidak lain adalah keponakan nya sendiri dilakukan hingga berulang kali. Aksi cabul terdakwa dilakukan di jalan Makmur, kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, dan rumah korban sendiri saat situasi sepi. Awal perbuatan tak senonoh dilakukan pelaku Saat Korban tidur didalam kamar lantai dua Rumah tersebut.

Saat itu korban sempat menolak melayani hasrat birahi Pak tua (wawak) Korban. Namun hati korban akhirnya luluh setelah terus dipaksa dan di ancam oleh si pelaku " Kalau kau kasih tau kubunuh kau" pelaku mengatakan. Berhasil menjalankan aksi perdananya rupanya membuat pelaku ketagihan. Sejak itu, setiap ada kesempatan pelaku mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri. 

Kasus paman cabuli keponakan ini sempat membuat heboh pihak terkait di Kota Siantar. Sang keponakan yang menjadi korban lalu bercerita dengan temannya, bahwa ia di cabuli oleh pak tua nya. Selaku RT yang mendengar kabar tersebut, turun tangan langsung membantu menyelesaikan kasus tersebut, dengan melaporkan ke Polres Siantat. (Rizal Siregar).
Banner