Menu Close Menu

Terdakwa Narkoba Di vonis Sama dengan Tuntutan JPU 12 tahun penjara

Selasa, 13 Februari 2018 | 13:02 WIB
P.Siantar | Metropublik.com - Terdakwa Muhammad irfansyah pulungun (27) yang terjerat kasus narkotika jenis pil ektasi yang beratnya melebihi 5 gram divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (12/2/2018) sore. Vonis ini (Comfrom) sama dengan tuntutan JPU R.O. Damanik yang menuntut terdakwa 12 tahun penjara.

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (2) UU 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba. Dalam pasal tersebut, irfansyah dinilai telah mengedarkan Pil ektasi. Dengan begitu majelis hakim sepakat untuk menjatuhkan vonis Dua belas tahun penjara dipotong masa hukuman yang sudah dijalankan terdakwa dan denda 1 miliar subsider 6 bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Fitra Dewi.

Dalam putusan yang diketuai langsung oleh, Fitra Dewi Nasution ditemani dua hakim anggota, Simon dan M.Nuzli, terdakwa terbukti bertransaksi Membeli dan menjual Pil ektasi.

Namun sebelum Pil ektasi sebanyak 36 butir sampai ke tangan pembeli, Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) siantar sudah mengetahuinya dan menangkapnya.

Karena itu 3 majelis hakim di persidangan sepakat bahwa irfansyah bersalah. Apalagi sebelum ditangkap BNNK, irfansyah sempat mengontak Boy (DPO BNNK siantar) melalui via SMS. Dalam sms itu, irfansyah terbukti memang menunggu kedatangan Boy di pinggir jalan melati.

"Terdakwa juga menyetujui hendak membeli Pil ektasi sebanyak 36 butir," terang Fitra Dewi saat membacakan pon-poin putusan.

Selain bukti isi SMS, hal yang memberatkan irfansyah karena terdakwa seorang residivis.

"Seorang residivis semestinya menjauhi narkoba, dan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama, tedakwa melakukan bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang," terang fitra dewi.

Sementara hal-hal yang meringakan terdakwa diantaranya terdakwa mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari, terdakwa sopan selama di persidangan.

Sebelumnya, Pada Sabtu (12/8/2017) sekira pukul 19.00 WIB Tersangka menghubungi Boy (DPO BNNK siantar) memesan 36 pil ektasi, selanjutnya tersangka menunggu Boy di pinggir jalan melati dan menerima barang pesanannya tersebut.

Selanjutnya, BNNK siantar meringkus Tersangka dari tersangka ditemukan 1 bungkus pelastik klip berisi 17 butir pil ektasi warna orange, 9 butir pil ektasi warna merah muda, 10 butir pil ektasi warna hijau.

Tersangka dikenakan dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (2) UU no 35 tahun 2009 yang isinya ikut mengedarkan psikotropika (Rizal Siregar).

Komentar