Menu Close Menu

Tubuh Juru Parkir disiram air keras akibat selisih Paham uang setoran

Senin, 19 Februari 2018 | 22:55 WIB
P.Siantar | Metropublik.com - Pelaku penyiram air keras terhadap Nuriani Sijabat, pekerja sebagai juru parkir, hingga tubuh korban melepuh. Pelaku adalah Tumpak Samosir orang yang selama ini menerima setoran lahan parkir dari korban.

Tumpak Mengaku Menyiram Air Campuran senyawa kapur barus dengan air batery dan tawas yang dibuatnya sendiri itu kemudian dimasukkan kedalam gelas plastik

Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A. Tambunan membenarkan Peristiwa tersebut. Pelaku yang berhasil diamankan adalah Tumpak Samosir. Pria 65 tahun itu diamankan di rumahnya di Jalan Kuala Tanjung, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Simalungun pada jumat (16/2/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Tumpak Samosir adalah seorang Petani, setelah ditangkap ia Mengaku Menyiram Air Campuran senyawa kapur barus dengan air batery dan tawas yang dibuatnya sendiri itu ke tubuh korban dengan menggunakan gelas plastik.

"Kami tangkap Tumpak dari informasi dari korban menjelaskan. ciri-ciri pelaku berperawakan agak tegap, mengenakan Sepeda motor jenis Supra X memiliki striping list warna merah dan mengenakan jaket hitam, helm hitam karna minimnya pencahayaan Sehingga wajah pelaku tidak terlihat jelas oleh korban," Kata Daniel ke awak media Metropublik.com, Senin (19/2/2018).

Daniel Menjelaskan, Pelaku sempat tidak mengakui bahwa bukan ia yang melakukan penyiraman air keras tersebut dan ia mengatakan kalau di jam peristiwa itu sedang berada di rumah karena keadaan kurang sehat. lalu Personil membawa Tumpak ke RSUD untuk diperlihatkan kepada korban. namun Di RSUD Tumpak Samosir sempat terlibat adu argumen dengan korban, pelaku menyatakan tidak tahu menahu tentang kejadian yang menimpa korban," Kata Daniel ke Metropublik.com, Senin (19/2/2018).

Polisi bertambah yakin jika Tumpak adalah pelakunya saat menemukan Kereta Honda Supra X 125 BK2353 TBC dengan jaket hitam merek Honda dan helm hitam dengan tulisan Honda di dalam rumahnya. Kereta dan jaket itu yang dipakai Pelaku saat menyiramkan air keras ke tubuh korban pada Kamis (15/2/2018) sekitar pukul 22.45 WIB. Tumpak Samosir pernah berselisih paham dengan Nuriani Sijabat.

"Kami mendapat informasi dari salah satu warga yang berada di lokasi bahwa pada jam tersebut ada seorang pria dengan mengenakan helm dan jaket hitam sedang menunggu di atas sepeda motor. Dari info tersebut bahwa pelakunya Tumpak Samosir" Pungkasnya.

Nuriani Sijabat (45), Warga Lorong Suka Damai, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Simalungun disiram air keras oleh Tumpak samosir pada Kamis malam. saat itu Nuriani menumpang becak yang dikemudikan Miswanto (43) warga Jalan Makmur Nagori Perdangan II Kecamatan Bandar Simalungun sesampai dikawasan Gang Lorong Suka Damai perdagangan, tiba-tiba disiram air keras. Air keras itu mengenai muka, dada, dan leher, Seketika itu Korban merasakan panas yang teramat sangat, menjalar di wajah dan tubuhnya akibat cairan tersebut. Korbanpun Berteriak-teriak kesakitan.

Miswanto yang sedang mengemudikan becak itu mendengar teriakan seketika ia menghentikan becak dan melihat kondisi korban. Miswanto langsung melarikan korban Ke RSUD Perdagangan. (Rizal Siregar).
Loading...

Komentar