Menu Close Menu

4 Kawanan Pengedar Narkoba Diringkus,Barbut 1,55 gram Sabu

Sabtu, 17 Maret 2018 | 10:11 WIB
P.Siantar | Metropublik.com - Unit Satres Narkoba Polres Siantar meringkus empat pria kawanan pengedar Narkoba. Polisi menyita barang bukti berupa 1,55 gram Sabu.

Terbongkarnya kasus tersebut bermula dari adanya laporan warga. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan mendapat info jika akan ada transaksi narkoba, pembelinya mengendarai kereta Honda Beat BK 5745 WAC di Sekitar Jalan Adam Malik, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, kota Siantar, Jumat (16/3/2018) Sekira pukul 11.00 WIB.

"Di lokasi itu kita tangkap dua tersangka, Markus Sanja Barus (38) warga Perumahan Meranti Jalan Meranti Bakau, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara dan Muslim Siregar (47)," ucap Kasat Narkoba Siantar AKP Mulyadi kepada Metropublik.com ,Jumat (16/3/2018) sekira pukul 21.30 WIB.

Markus memiliki Sebungkus permen Kopiko berisi satu paket Shabu seberat 0,25 gram dan Kereta Honda Beat BK 5745 WAC lengkap dengan STNK nya dan 2 unit Hp merk Hammer dan merek VIVO.

Sementara Muslim Siregar hanya memiliki Hp merek Nokia di dapat dari kantong celana sebelah kanannya. Polisi terus bergerak mengembangkan kasus ini hingga berhasil meringkus Muhammad Jumaidy Achyar Nasution alias Joker (26) warga Jalan Tenis, kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat dan Helmi Yazid (45) warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, keduanya sedang berada Di dalam Kamar Rumah No 56 milik Muslim Siregar di Jalan Adam Malik, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, kota Siantar.

Joker dan Helmi memiliki 2 Paket Shabu seberat 1,30 gram, lengkap dengan alat hisapnya (Bong), Timbangan digital dan uang sejumlah Rp.100.000,-.

Keempat pelaku kini dibui di markas Satresnarkoba Polresta Siantar. Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. Ancaman hukumannya 5 hingga 20 tahun penjara.

"Kami akan terus bekerjasama dengan Pemkot, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Karena sasarannya pemuda, kalau tidak dicegah akan merusak generasi bangsa," pungkas Mulyadi. (Rizal Siregar).
Loading...

Komentar