Biadap, kakek 70 tahun di Siantar Cabuli Bocah 5 tahun.



P.Siantar/Metropublik.com- Seorang kakek berusia 70 tahun di Kota Siantar, SUMUT, diamankan polisi. Dia diamankan karena mencabuli seorang bocah yang masih berusia 5 tahun.

Pelaku itu berinisial K Tanjung (70) warga Jalan Perak gang kinantan, kelurahan Baru, kecamatan Siantar utara. Diringkus aparat Polres Siantar pada Selasa (27/3/2018). Dia ditahan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Tersangka ditahan atas kasus persetubuhan atau cabul terhadap anak perempuan di bawah umur," ujar Iptu Resbon Gultom Humas polres Siantar saat dihubungi Metropublik.com, Selasa (27/3/2017) malam sekira pukul 23.42 WIB.

Resbon mengatakan tersangka yang merupakan tetangga korban ini diketahui sudah berulang kali melakukan perbuatan bejatnya. Modusnya, korban selalu diiming-imingi dengan jajanan dan imbalan uang senilai Rp 2500,-.

Polres Siantar sendiri telah membawa korban ke RSUD Jasamen Saragih kota siantar untuk divisum. Tersangka saat ini telah ditahan. Polisi juga mendalami kasus ini dengan memeriksa orang tua korban dan saksi-saksi.

Orang tua atau ibu kandung korban berinisial TAW (30) warga jalan Patuan Anggi gang rama, kelurahan Baru, kecamatan Siantar Utara, menjelaskan kalau kejadian itu ia ketahui selang beberapa hari kemudian. Seorang tetangganya memberitahu kalau anaknya telah dicabuli oleh kakek Tanjung.

“ Ibu kandung korban menyampaikan ungkapan anaknya yang masih berusia 5 tahun itu.  Atok itu menciumi bibir sambil meraba-raba kemaluan kemudian dijilatnya. Dilakukannya di atas loteng lantai dua rumah tersangka, itu menurut keterangan dari ibu korban saat di ruang penyidik Sat Reskrim,” Ujarnya.

Pelaku yang memiliki 5 orang anak dan 9 orang cucu itu, Mengaku kalau ia telah melakukan aksi bejatnya, dengan meraba-raba kemaluan korban yang masih berusia 5 tahun . dia melakukannya i diatas loteng lantai 2 rumah milik nya. Selesai melakukan aksi bejatnya itu, pelaku kemudian memberi imbalan uang senilai Rp. 2.500 agar korban tutup mulut.

“Maaf Saya khilaf pak, pelaku mengatakan dan ia mengaku telah mencabuli korban. Ia lakukan dengan mencium bibir sembari meraba-raba kemaluan korban., Pelaku mengaku Baru sekali melakukan dan Gak sampek ia masukan kemaluannya ke korban,“ Ungkap Resbon.
 
Mulanya Korban bersama teman-temannya sering datang kerumahnya untuk bermain-main. Dari situ timbul niat bejat pelaku untuk melakukan Cabul terhadap korban.

“Awalnya korban FIM Sering rmain-main bersama teman-temannya kerumah korban, dan pelaku sering menyuruh korban untuk membeli sesuatu ke warung yang tidak jauh dari rumahnya. Dari situ timbul niat untuk melakukan cabul terhadap si korban,” ungkapnya.

“Pelaku sekarang masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. kalau terbukti pelaku akan dikenai ancaman pidana seperti pasal 181 ayat (1) dan (2) junto pasal 82 Undang-Undang perlindungan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," jelas Resbon. (Rizal Siregar).

Banner