HEADLINE NEWS

Komplotan Pembobol Mobil Avanza Dengan Uang dan Perhiasan total Rp 100 juta Berhasil diringkus

P.Siantar | Metropublik.com - Dua pelaku spesialis pembobol uang dan perhiasan emas berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Siantar Timur, Pada Minggu (18/3/2018) malam lalu.

Dari lima tersangka, dua berhasil ditangkap yakni Ranto Efendi Manik (22) warga Jalan Udang, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur dan Ricky Roberto Saragih (25) warga Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Sedangkan tiga tersangka bernama Andre Simorangkir alias Sakau, Faisal serta Frengki Maruba Doli Sitorus saat ini sudah mendekam di sel mapolresta siantar.

Kedua tersangka ditangkap polisi di salah satu kos-kosan di Jalan Bali, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara sedangkan pelaku Ricky diringkus dirumahnya setelah berhasil menggasak
perhiasan emas dan uang berjumlah Rp 6 juta serta hape merk Samsung totalnya senilai Rp 100 juta.

Menurut Kapolsek Siantar Timur Iptu Elman Tampubolon dijumpai diruangan kerjanya, Senin (19/3/2018) Sekira pukul 12.30 WIB mengatakan.Tidak ada barang hasil kejahatan yang diamankan dari kedua pelaku sewaktu ditangkap karena telah habis difoya-foyakan. Begitupun dari tangan pelaku Andre yang pertama kali berhasil ditangkap disita uang Rp 1,4 juta sisa penjualan barang hasil kejahatan.

"Pelaku Andre yang pertama kali berhasil ditangkap disita uang Rp 1,4 juta, Namun penangkapan Ranto dan Riky tidak ada barang hasil kejahatan yang diamankan karena telah habis difoya-foyakan," kata Kapolsek Siantar Timur Iptu Elman Tampubolon, ke Metropublik.com Senin (19/3).

Lanjut Elman menjelaskan, Awalnya korban Mardelima bersama keluarganya berangkat dari kampung halamannya di Kabupaten Dairi dengan menaiki mobil Avanza. Setiba dikota Siantar, sekira jam 02.00 wib, Mardelima memberhentikan mobilnya depan Masjid Ilham, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur untuk beristirahat dengan pintu mobil ditutup tanpa dikunci sedangkan tas disimpan didalam mobil.

Berkisar 5 menit, korban Mardelima dan keluarganya balik menuju mobil yang diletak diparkiran karena mau melanjutkan perjalanan menuju kota Medan. Saat masuk ke dalam mobil, korban Mardelima kaget bukan kepalang karena tas miliknya berisi barang perhiasan emas, kemudian uang Rp 6 juta, dan hape merk Samsung totalnya senilai Rp 100 juta, telah raib dari dalam mobil.

"korban bersama keluarganya menuju ke Kota Medan, sekira pukul 02.00 WIB dini hari, korban tiba di kota siantar dan beristirahat di mesjid ilham, Mobil Avanza diparkir didepan mesjid dengan kaca tertutup rapat, namun pintu mobil tidak terkunci, dan tas yang isi nya uang dan perhiasan itu ditinggal di dalam mobil," Ucapnya.

Hanya saja korban Mardelima tak langsung membuat laporan pengaduan. Kebetulan salah seorang keluarganya seorang polisi bertugas di Siantar, korban Mardelima meminta bantuan untuk menyelidiki pelakunya. Pelaku Andre diketahui sering mangkal di Masjid itu menjadi target, tetapi diinterogasi pelaku Andre tidak mengaku.

Sejak itu pelaku Andre yang dicurigai malah menghilang bak ditelan bumi, sehingga korban Mardelima memutuskan buat pengaduan resmi ke Polsek Siantar Timur pada hari Sabtu (3/3/2018) lalu. Dari hasil penyelidikan, akhirnya Senin (5/3/2018) malam, pelaku Andre akhirnya berhasil diringkus dari salah satu hotel penginapan di kota siantar. Kemudian dilakukan pengembangan dengan menangkap pelaku Faisal dan Frengki Maruba Doli.

"Pelaku Andre Simorangkir alias Sakau sudah tiga kali residivis. Kelima pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana", Tungkas Kapolsek Siantar Timur Iptu Elman Tampubolon. (Rizal Siregar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *