Menu Close Menu

Buruh Bangunan Diamankan Memiliki Sabu, Pengedarnya Turut Ditangkap

Senin, 09 April 2018 | 17:42 WIB

Simalungun/Metropublik.com- Kerja keras memburu para pengguna, pemilik dan pengedar sabu-sabu yang dilakukan Satnarkoba Polres Simalungun, membuahkan hasil.

Dua pengguna dan pemilik Sabu bernama Wahyu (18) berstatus Mekanik bengkel, dan Sandi (18) seorang Buruh bangunan, tidak berkutik setelah kedapatan Sabu-sabu.

Terungkapnya 2 pelaku berawal dari informasi masyarakat. Lalu, polisi bergerak cepat. Ternyata benar kedua pelaku memiliki dan sebagai pengguna barang terlarang tersebut.

Pelaku Wahyu yang bertempat tinggal di 
Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Sitalasari Kota Siantar, ini kedapatan barang bukti berupa 13 Paket kecil sabu seberat 2.36 gram, ditemukan ditutup baterai Sepeda Motor Honda Beat BK 6960 WAF,  hp merk oppo warna hitam dan Uang sejumlah Rp. 330.000,-.

Sedangkan dari tangan tersangka Sandi, warga Jalan Sibatu-batu, kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Sitalasari, Kota Siantar yang duluan diringkus, polisi mengamankan 1 Paket kecil sabu seberat 0.37 gram, pada saat ditangkap di lokasi rumahnya, ia membuang barang tersebut ke tanah.

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Marnaek S. Ritonga mengatakan, tersangka Sandi diringkus di Rumahnya, dilakukan pengembangan, Tersangka Wahyu diringkus di Simpang batu V, Kelurahan Tengko, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun dan sama-sama kedapatan barang bukti.

"Awalnya anggota saya menangkap Sandi, di Rumahnya pada Sabtu (7/4) lalu, sekira pukul 21.00 WIB, tersangka mengaku beli sabu dari temannya bernama Wahyu di tengko. Personil langsung bergerak ke Lokasi. Sandi bersama anggota yang menyamar, memesan Sabu kepada wahyu. Tersangka Sandi menjelaskan, Biasa kalau dia belanja duitnya diambil duluan, kemudian Barang nya dikasi. Lalu 15 menit kemudian Tersangka Wahyu dengan menaiki honda beat tiba di lokasi, Tersangka curiga melihat anggota kita, langsung mencoba melarikan diri dengan menancap gas kendaraannya. Hal tersebut digagalkan oleh anggota langsung meringkus tersangka, dari tersangka tidak ditemukan Barang tersebut. Lalu tersangka Sandi mengatakan kalau wahyu, menyimpan sabu didalam tutup batre kendaraannya, Setelah di cek anggota menemukan barang terlarang itu ditempel dengan lakban warna hitam," ujar Marnaek kepada wartawan Metropublik.com Senin (9/4/2018).

Marnaek menjelaskan kalauTersangka Wahyu mengakui barang 13 Paket kecil sabu seberat 2.36 gram itu miliknya. Dia mendapatkan barang tersebut dari temannya yang berinisial SKR tinggal di SD inpres.

"Kita melakukan pengembangan ke lokasi tempat SKR berada bersama kedua tersangka dan setibanya dirumah SKR, Kita tidak menemukan tersangka, diduga sudah mengetahui kedatangan personil dan melarikan diri," Katanya.

Saat ini, kedua tersangka masih dalam pemeriksaan intensif penyidik di Mapolres Simalungun. Pelaku bakal dijerat Pasal 114 ayat 1, sub 112 ayat 1 UU No. 35\/2009 tentang Narkoba.

"Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Kita akan terus melakukan pengembangan terhadap tersangka SKR untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi," pungkasnya. (Rizal Siregar).

Loading...

Komentar