Diduga Jual Sabu, Oknum PNS Kabupaten Batu Bara Diringkus Polisi


Simalungun/Metropublik.com- Oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Sumut bernama Aditya Permadi (27) diringkus personel 
Polsek Bosar Maligas. Pria tersebut diduga terlibat penjualan narkoba jenis sabu.

Kiprah Aditya Permadi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor DPRD Kabupaten Batu Bara yang disinyalir bagian sindikat narkoba ini terbongkar setelah personel Polsek Bosar maligas meringkus Aditya di areal perkebunan Afd I PTPN III Dusun Ulu, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Minggu (15/4/2018) lalu, sekitar pukul 11.30 WIB. Aditya ditangkap saat mengendarai sepeda motor Bersama temannya yang melarikan diri. Informasi dihimpun, Aditya menjadi incaran polisi lantaran terlacak mengedarkan sabu di wilayah Bosar Maligas, Simalungun.

Hasil operasi tangkap tangan terhadap Aditya, warga Dusun II Mangkei Baru Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, polisi menyita sejumlah barang bukti.

"Barang bukti yang diamankan berupa dua paket plastik bening berisi sabu yang sempat dibuang tersangka ke tanah, Handphone merk nokia warna putih dan sepeda motor honda supra X 125 warna biru BK 4922 TAI, tersangka ditangkap polisi tanpa perlawanan," kata Kapolsek Bosar Maligas AKP R.Siregar kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).

Tersangka Aditya mengaku mendapatkan sabu dari saudaranya bernama Kendi. Berdasarkan pengakuan tersebut, Polisi bergerak memburu Kendi yang berdomisili di Indra Pura.

"Kita lakukan pengembangan ke tempat tinggal Kendi di Indra pura. Namun kita tidak berhasil meringkus tersangka. Kendi tidak berada ditempat," Ujarnya.

Kini polisi masih melakukan pendalaman untuk mengejar para pelaku lainnya yang ikut terlibat dalam pengedaran narkoba jenis sabu ini. Tersangka dijerat Pasal 114 subsider 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik. "Ancaman hukumannya paling manimal 5 tahun penjara," Pungkasnya.(Rizal Siregar).


Banner