Menu Close Menu

Pemkab Nias selatan dan Polres Nias selatan Musnahkan Ratusan Jerigen berisi Tuak Nias

Selasa, 24 April 2018 | 16:52 WIB
Nias Selatan | Metropoblik.com - Ratusan jerigen minuman keras jenis tuak nias,  dimusnahkan di halaman  Bupati Nias Selatan, di jalan Arah Sorake Km. 5 Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan,Selasa (24/04/2018).

Sebanyak 105 jerigen yang berisi tuak nias atau yang lebih dikenal dengan tuo nifaro ini merupakan hasil tangkapan petugas Polres Nias Selatan dan Polsek Jajaran sejak bulan Januari hingga Maret 2018, di sejumlah daerah di Kabupaten Nias Selatan.

Pemusnahan minuman keras tuak nias ini dihadiri oleh Bupati Nias Selatan, Dr Hilarius Duha, S.H., M.H., Danlanal Nias Kolonel Heri Prihartanto, Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, SKPD Kabupaten Nias Selatan, serta Kapolsek jajaran Polres Nias Selatan.

Dalam sambutan nya, Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha berpesan agar masyarakat Kabupaten Nias Selatan tidak mengkomsumsi minuman keras tuak nias, karena dapat merusak kesehatan dan dapat menimbulkan efek buruk sehingga dapat mengakibatkan terjadi nya sejumlah tindak pidana.

"Pemerintah Daerah Nias Selatan juga melarang peredaran minuman keras dengan mengeluarkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor 04.20_33 Tahun 2017 Tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan."Ucap  Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha .

Sementara itu,Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan, kasus-kasus kriminalitas di Kabupaten Nias Selatan diwarnai kekerasan seperti penganiayaan, pembunuhan, pengancaman, pengrusakan, pemerkosaan, cabul, KRRT dan tindak pidana lain nya.

"Hasil analisa mayoritas kasus tersebut merupakan dampak dari minuman keras seperti "Tuo nifaro" yang di komsumsi oleh para pelaku," Jelas Kapolres Nisel.


Dikatakannya,Pihak Kepolisian  melakukan sosialiasasi selama satu bulan sejak januari 2018 dan kemudian melakukan tindakan. "Para pelaku tindak pidana umum di proses sesuai hukum yang berlaku, sementara para penjual dan pengguna yang tertangkap tangan membawa miras dilakukan pembinaan dan membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan nya. Apabila terulang kedua kali akan di proses sesuai dengan Hukum yang berlaku."Tegasnya.

"Operasi minuman keras ini dilakukan sebagai rasa sayang Pemerintah Daerah dan Kepolisian Nias Selatan terhadap masyarakat agar tidak ada lagi korban jiwa atau nyawa yang melayang sia-sia akibat peredaran dan pengaruh miras. Selain menghimbau untuk tidak mengkonsumsi miras, Kapolres juga mengajak masyarakat Nias Selatan untuk menyerukan yel-yel " Stop Miras, Hidup Sehat, Ayo Kerja "."Sambungnya. (Aperius Gulo)
Loading...

Komentar