HEADLINE NEWS

Penulis Dan Pembeli Togel Di Gulung Satreskrim Polres Nias Selatan


Nias Selatan/Metropublik.com-Dua orang penulis dan pembeli  togel masing-masing bernama Terima Kasih Lase alias ama Vice (31) dan Nandus Duha (18) diringkus anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Nias Selatan. Keduanya diamankan saat tengah memasang dan merekap nomor judi Toto Gelap (Togel) dari dalam rumah di Desa Faomasi, Kecamatan Luahagundre, Kabupaten Nias Selatan.

Menurut keterangan Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, melalui Kasat Reskrim AKP Anthoni Tarigan, Pelaku Ama Vice menjalankan bisnis judi togel manual. Untuk angka-angka pasangan ditulis dikertas rekap, kemudian diserahkan ke pengepul.

"Kedua pelaku diringkus pada Kamis (19/4) malam lalu, masyarakat memberi informasi ke kita. Pelaku tergiur mendapat persen keuntungan dengan cepat, pelaku ngumpulin nomor pasangan togel dari pembeli, lalu merekap nomer dan uang setoran dikumpulkan pelaku tiap hari, disetorkan ke bandarnya. Metode togelnya manual, bukan jenis online atau lainnya," kata Anthoni didampingi Kanit Pidum Ipda Mulyoto, Sabtu (21/4/2018).

Menurut Anthoni, pelaku ama vice menjadi penulis togel sudah Dua bulan, Pelaku diringkus bersama Nandus duha saat tengah membeli nomor Togel.

"Pelaku Nandus Duha ini, sempat kabur saat kita lakukan penangkapan didalam rumah itu," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 3 buku tafsir mimpi, 1 buku notes yang berisi rekapan, 1 lembar kertas yang digunakan untuk merekap nomer, 3 lembar kertas kupon kecil berisi nomor pasangan togel,
 2 lembar kertas kardus yang bertuliskan rumus togel, serta uang 60 ribu rupiah. 

"Perjudian itu masuknya penyakit masyarakat dan memang sedang kita soroti dan serius Akan diberantas," lanjut Anthoni.

Kedua tersangka sekarang berada di sel tahanan Mapolres Nias Selatan, mereka masih menjalani proses pemeriksaan untuk melakukan pengembangan, mengungkap bandar togel yang besar. Kedua pelaku di jerat dengan Pasal 303 ayat (1) Subsider Pasal 303 Bis ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana. "Kedua pelaku di ancam hukuman penjara paling lama 10 tahun," tandasnya. (Tim).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *