Menu Close Menu

Polisi Akan Memanggil RS Seorang Anggota Satpol PP, Dugaan Pelaku Pelecehan

Rabu, 11 April 2018 | 01:39 WIB

P.Siantar/Metropublik.com- Seorang anggota Sat pol PP berinisial RS dilaporkan ke Polres Pematangsiantar. RS diduga melakukan pelecehan dengan memegang payudara seorang mahasiswi pada saat menggelar Aksi demo di depan kantor Walkot Siantar pada Senin (9/4) lalu.

Mahasiswi itu bernama veronika simare mare (30) warga kampung manik siantar, nagori babal gajah, kecamatan sidamanik, kabupaten simalungun, bersama temannya bernama Lundu varianus parhusip (24) warga dusun 1 pasar melintang, kecamatan lubuk pakam, kabupaten deli serdang mendatangi Mapolres Siantar pada senin (9/10/) Lalu, sekitar pukul 17.30 WIB Melaporkan RS diduga telah melakukan pelecehan.

Informasi dihimpun Metropublik.com,
Sebelum laporan korban di terima oleh pihak Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Siantar, Korban Bersama temanya melakukan aksi marah-marah kepada petugas, karena laporan nya tidak diterima.

Laporan atas nama Veronika korban pelecehan dugaan dilakukan seorang anggota satpol PP saat berlangsungnya Aksi demo pada senin lalu itu sudah diterima oleh Petugas SPKT Mapolres Siantar. Pelaku akan dipanggil secepatnya untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kita sudah terima laporan dari korban yang diduga dilecehkan oleh pihak satpol PP, Korban sekarang masih dalam pemeriksaan. Untuk anggota satpol pp sendiri akan kita lakukan pemanggilan secepatnya," kata Kasubag Humas Polres Siantar Iptu Resbon Gultom ke Metropublik.com, Selasa (10/4/2018).

Resbon mengatakan, Awal kejadian Korban ikut melakukan Demo didepan Kantor DPRD di Jalan Adam Malik, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, kota siantar, kemudian korban bersama pendemo yang lain melanjut aksi ke kantor wali kota. Ricuh sempat hampir terjadi. Satpol pp menghadang para pendemo yang memaksa masuk ke dalam kantor, saling dorong pun terjadi, salah satu petugas Satpol PP berinisial RS dituding telah memegang payudara Korban.

"RS Diduga memegang payudara veronika, saat terjadi saling dorong-mendorong dalam aksi demo itu. Kemudian korban menampar RS, merasa dilecehkan Korban bersama teman-teman yang ikut demo meminta pertanggung jawaban ke RS," ujar Resbon. (Rizal Siregar).

Loading...

Komentar