TRC PA Minta Bupati Nias Barat Peduli Bayi Penderita Tumor

Jakarta | Metropublik.com - Tragis, seorang bayi bernama Yulmi Nisfa Marulafau (7 bulan) warga Desa Hinako, Kacamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat harus kembali ke rumahnya setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli karena tidak punya biaya.

Mendengar kondisi Bayi mungil itu harus keluar dari Rumah Sakit (RS) karena tidak ada biaya, Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (Kornas TRC PA) Naumi angkat bicara

Kepada awak media ini, aktivis anak itu minta Pemerintah Nias Barat untuk bantu anak tersebut untuk kembali berobat

"Miris sekali, bayi yang masih berumur seperti itu harus keluar dari RS karena tidak ada biaya, untuk itu saya minta kepada Bupati Nias Barat agar membatu Yulmi untuk bisa kembali ke rumah sakit lagi" minta aktivis anak itu,Kamis (4/4/2018).

Sebelumnya Yulmi menderita penyakit pembekakan perut, dan orang tuanya membawa anak mereka di Puskesmas terdekat di daerahnya, namun karena kondisi anaknya semakin memburuk pihak Puskesmas merujuk anaknya ke Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli .

Sesampai di Gunungsitoli, tim TRC PA mendampingi keluarga tersebut membawa Yulmi di IGD RSUD Gunungsitoli .

Setelah dirawat di ruang anak, dokter memfonis Yulmi menderita penyakit tumor yang bersarang di perutnya serta mengatakan jika Yulmi harus segera di bawa ke RS di Medan.

Mendengar hal itu, kedua orang tua tersebut panik karena tidak ada biaya untuk anaknya di bawa ke Medan, hingga keluarga mengambil kesimpulan untuk memulangkan Yulmi ke rumah mereka di Hinako, tutur Albert Harefa personil TRC PA itu meniruka kata ibu Yulmi.

Hingga berita ini tayang, awak media ini yang mencoba menghubungi Bupati Nias Barat dan Kepala Dinas Kesehatan Nias Barat tidak mengangkat telepon selulernya.(Red)
Banner