Menu Close Menu

Wanita Paruh Baya di Siantar Timur Gantung Diri Karena Dilarang Anaknya

Rabu, 11 April 2018 | 21:31 WIB

P.Siantar/Metropublik.com- Seorang perempuan paruh baya, Letty Boru Sitio alias Oppung Dewi, ditemukan tewas gantung diri. Wanita berusia 76 tahun ini diduga bunuh diri karena dilarang Mengerjakan pekerjaan rumah oleh Anak nya bernama Lambok.

"Awal kejadian gantung diri tersebut Lambok tidak mengetahui kalau orang tuanya sudah tewas tergantung di lantai dua depan pintu rumahnya, dan menurut keterangan anaknya, orang tuanya itu rajin dia orangnya, Seisi rumahnya oppung itu semua yang mengerjai. Melihat usia orang tua nya sudah tua itu, dia melarang untuk ngerjain pekerjaan rumah, Namun oppung itu tidak menggubris perkataan anaknya," kata Kapolsek Siantar Timur Iptu Elman Tampubolon, melalui Kanit Reskrim Polsek Siantar Timur Ipda Limson Sinaga kepada Metropublik.com, rabu (11/4/2018). 

"Diduga dia bunuh diri karena dilarang oleh anak nya mengerjakan pekerjaan rumah. Tidak ditemukan bekas tanda kekerasan pada tubuh korban," lanjutnya.

Limson lanjut menjelaskan dari pengakuan anak korban, kalau Tadi malam orang tuanya masih turun dia ke lantai satu, hanya sebentar dan naik lagi orang tua nya ke lantai dua.

"Setelah Korban turun ke lantai satu, kemudian balik lagi ke lantai dua, sudah tidak turun-turun lagi korban. Lambok menerangkan tadi malam dia begadang sama anak, mereka menonton bola," Ungkapnya.

Oppung Dewi pertama kali ditemukan oleh tetangganya Boru Tampubolon, seorang mahasiswi di Nomensen pada saat ia kebetulan melintas di depan rumah korban, rabu (11/4/2018) tadi Siang. Oppung Dewi ditemukan telah tergantung di lantai dua depan pintu rumahnya Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, dengan menggunakan kain yang disambung dengan seutas tali. 

Mengetahui Oppung Dewi telah meninggal, Boru Tampubolon kemudian memberitahu warga sekitar. Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Siantar Timur.

Petugas Polsek siantar timur kemudian terjun ke lokasi untuk mengidentifikasi korban. Lidah korban terlihat menjulur keluar saat petugas mengidentifikasi perempuan yang sering di sapa oppung Dewi.

"Tadi juga tim Identifikasi sudah mengambil sidik jarinya, korban sudah kita bawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan visum luar," tutupnya. (Rizal Siregar).


Loading...

Komentar