Menu Close Menu

Curi Hp Vivo Y69 , Seorang Parbetor di Arak Ke Polsek Sunggal

Minggu, 20 Mei 2018 | 22:33 WIB
Medan - Kahzuan Bahri Sitanggang (34) penduduk Jalan Karya Wisata Komplek Jip 1 blBlok IV No 27, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal Polrestabes Medan.

Pasalnya, pelaku yang keseharianya sebagai penarik becak bermotor (parbetor) ini diamankan ke kantor Polisi atas laporan, Ripaldo (42) yang kehilangan HP VIVO Y dari dalam laci meja kasir, Jumat (18/5).

Selain mengamankan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti, 1 (satu) unit becak bermotor dengan nomor polisi BK 1124 BU. “Tersangka diamankan setelah bersama seorang temanya dengan sebutan Abang (DPO) mencuri HP VIVO Y 69 milik korban,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, Minggu (20/5) seperti dilansir di situs topkota.com (Group Metropublik.com).

Kompol Wira menceritakan, ihwal pencurian itu berawal saat kedua pelaku (Khazuan dan Abang-red) bertemu di Jalan Kasuari Simpang Merak. Pelaku dengan panggilan abang minta diantar ke Simpang Sunggal dekat gudang pelangi.

Kemudian sekitar 100 meter dari TKP (RM Sm Sinar Padang-red) Abang (DPO) minta diturunkan karena untuk membeli nasi sekaligus menawarkan tabung gas kepada korban. “Pelaku (Abang-red) sembari menunggu sempat memesan nasi bungkus kepada korban. Saat hendak membungkus nasi, korban memasukan hp miliknya kedalam laci kasir. Sewaktu korban selesai membungkus nasi, pelaku (abang) telah pergi membawa hp korban,” ujar Kompol Wira.

Kemudian sambug Kompol Wira, pelaku (abang-red) mendatangi, Khazuan (pelaku) dan langsung naik ke becak. Belum lagi pergi, korban berteriak “rampok…rampok..” dan kemudian korban dibantu beberapa masyarakat berhasil mengamankan Khazuan, sementara si Abang berhasil kabur.

Tim opsnal Reskrim yang sedang melaksanakan patroli dan melihat kejadian tersebut berhenti dan mengamankan pelaku dan sempat mencari pelaku yang lain tetapi sudah tidak kelihatan sehingga tim opsnal pun membawa pelaku (Khazuan-red) dan barang bukti kenderaan becaknya ke mako Polsek Sunggal bersama dengn korbannya guna diproses. “Tersangka melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3e dan 4e jo pasal 55, 66 KUHPidana. Pelaku diancam dengan hukuman 7 tahun penjara.(Rendy)
Loading...

Komentar