HEADLINE NEWS

Dua Tersangka Judi Hongkong Diringkus di Simalungun


Simalungun/Metropublik.com- Dua tersangka praktik judi nomor Hongkong diringkus aparat kepolisian. Diduga modus pemesanan Nomor via pesan singkat atau SMS mulai merebak di Kabupaten Simalungun.

Transaksi judi Hongkong tanpa kupon disinyalir sebagai cara pengecer memuluskan bisnis judi agar tak terlihat vulgar di mata masyarakat. Selain itu berupaya mengelabui serta menghindari tindakan tegas aparat penegak hukum.

Meski dua pria yakni BS (44) warga Huta III, Nagori Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar, Simalungun dan SG (50) Karyawan Emplasmen Perkebunan PTPN IV Gunung Bayu, warga Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun
ini sebagai pembeli nomor judi hongkong, ia memesan nomor hongkong Ke tersangka BS, di kedai tuak, Huta III, Nagori Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar, Tak menutup kemungkinan modus judi hongkong via SMS menyebar di daerah lain Kabupaten Simalungun. Semua tersangka tersebut harus dibui di Mapolres Simalungun.

"Diduga modus judi Hongkong yang dipesan melalui SMS sudah beredar luas di Kabupaten Simalungun. Kami terus menyelidiki praktik judi Hongkong seperti ini," jelas Kapolres Simalungun AKBPK Marudut Liberty Panjaitan melalui Kasat Reskrim AKP Poltak YP Simbolon kepada wartawan, Kamis (3/5/2018).

Poltak mengatakan, terungkapnya kasus Judi Hongkong via SMS berawal saat pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Selanjutnya, Anggota Unit jatanras Satreskrim Polres Simalungun berkeliaran memburu para pelaku. Penyelidikan membuahkan hasil, dua tersangka diciduk beserta barang bukti berupa dua unit ponsel, dan Uang hasil dari Judi nomor Hongkong, Tiga Lembar kertas Slip Transfer BRI, bukti setoran uang kepada bandarnya di Kota PematangSiantar.

"Mereka ditangkap di warung tuak di Huta III, Nagori Pematang Kerasaan, Kecamatan Bandar, Simalungun pada Selasa (1/5/2018) malam lalu. Tebak Nomor hongkong yang dipesan pembeli dan hasil pengumuman nomor lewat SMS, merupakan modus yang dilakukan para tersangka" papar poltak.

Kepada polisi, Dua orang tersangka belum lama ini menggeluti bisnis Judi nomor Hongkong via SMS. Mereka mengaku awalnya menjual dan membeli nomor pakai lembaran kupon. Salah satu tersangka, BS, berperan sebagai pengepul, mengungkapkan pembeli atau pemesan hanya mengirimkan SMS saja ke pengecer saat memasang nomor tebakan.

"Pembeli atau konsumen kami itu teman kenalan dekat yang bisa dipercaya. cara itu sengaja dilakukan agar biar aman," ucap BS.

Menurut BS, pemesan tinggal SMS berapa nomor ingin dipasang dan nilai rupiah yang dikehendaki. Usai meraih konsumen, pengecer membuat rekapan data tertulis dan dikirim kepada pengepul. Setelah itu, pengepul menyampaikannya ke bandar.

BS, yang kesehariannya sebagai petani ini menuturkan, Judi Hongkong diedarkan selama tujuh hari dalam seminggu mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Biasanya pemesanan nomor hongkong ditutup pukul 22.10 WIB. Bandar di Hongkong mengumumkan nomor pada pukul 23.00 WIB. malamnya, pemenang akan diberi tahu via SMS.

Kalau pemasang menang dua nomor, maka uangnya dikalikan 65, tiga nomor dikalikan 400, dan empat nomor dikalikan 2.500. Misalnya, konsumen pasang dua nomor dengan nominal harga Rp 1.000, lalu ternyata menang, maka Rp 1.000 itu dikalikan 65.

"Saya jadi pengepul Hongkong via SMS belum lama ini, diedarkan di Warung Tuak Milik PP, di Huta III, Kerasaan, Bandar. Keuntungan didapat 20 persen dari penjualan, sehari sekitar 30 ribu rupiah sampai 45 ribu rupiah," kata BS yang terpaksa menjadi pengepul Hongkong lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. (Rizal Siregar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *