HEADLINE NEWS

Pengedar Sabu di Serbelawan Ditangkap Setelah 12 Hari DPO

Simalungun|Metropublik.com- Setelah 12 hari masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Serbelawan, tersangka Pengedar Narkoba Dedek Syahputra alias Dedek gondrong (31), warga gang subur huta IV, Nagori Purba sari, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, akhirnya ditangkap. Ia diringkus dari dalam rumahnya tanpa perlawanan.

Kapolsek Serbelawan AKP Leston Siregar mengatakan selama 12 hari terakhir, tersangka Dedek melarikan diri hingga Rabu (16/5/2018) Siang, sekira pukul 14.00 WIB. Ia ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Serbelawan saat pulang kampung ke Rumahnya di Purba sari.

"Tersangka tidak melawan saat di tangkap, dan ditemukan dari dalam rumahnya berupa, barang bukti 7 paket kecil sabu terbungkus pelastik warna merah hitam bertuliskn Rasa, HP Nokia warna hitam dan dompet warna coklat berisi uang tunai Rp.300 ribu, diduga hasil jual sabu," ujar Leston, Kamis (17/5/2018), kepada metropublik.com.

Tersangka mengaku mendapatkan Sabu tersebut dari temannya berinisial GG warga rambung merah. Kemudian personil langsung melakukan pengembangan, Namun sesampainya dilokasi Personil tidak menemukan pria berinisial GG itu, berada dirumahnya.

"Kita bawa tersangka Dedek ke rumah GG di rambung merah, namun Sampai di lokasi itu, kita tidak menemukan pelaku GG. Kami akan terus mencari buronan pria berinisial GG itu, sebagai mana pengakuan dari tersangka Dedek," Ucap Leston.

Leston menjelaskan, mulanya Kasus Jaringan narkoba tersebut terbongkar atas informasi dari masyarakat, bahwa Seorang warga Huta VII, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian dolok, simalungun bernama Imam Mustapa alias Koslap (31) sering mengedarkan sabu. Pada Jumat (4/5/2018) malam lalu, sekira pukul 20.30 WIB. Tersangka Koslap berhasil ditangkap oleh personil polsek serbelawan.

"Personil sedang melakukan patroli Melihat Sepeda motor Yamaha RX King BK 3686 TU milik tersangka Koslap yang terparkir di pinggir jalan Perjuangan Lorong II, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, kemudian personil langsung menangkap tersangka bersama barang bukti 5 paket Sabu," Ujarnya.

Leston mengatakan, tidak hanya menyita barang bukti 5 paket sabu, ada juga ditemukan timbangan digital, hp merek nokia warna putih, 2 kaca pirek berisi bekas bakar sabu, 46 plastik klip kosong, 2 pipet dibentuk sendok, 2 kompeng, 2 mancis, jarum dan gunting.

"Tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari Dedek gondrong warga Gang Subur Huta VI, kecamatan tapian dolok, Simalungun, kita langsung lakukan pengembangan, Namun Dedek tidak berada di lokasi, diduga ia sudah mengetahui penangkapan tersebut," Ungkap nya.

Sambung Leston menjelaskan, Polisi sempat gagal membekuk tersangka, diduga ia sudah mengetahui penangkapan tersebut, sehingga ia melarikan diri duluan. Dan selama menjadi buronan tersangka terus berpindah tempat persembunyian hingga akhirnya, Personil mendapat informasi bahwa tersangka sedang berada di rumahnya, dan tersangka berhasil diringkus.

"Tersangka dijerat dengan pasal 114 subsider 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang diancam dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun," tutupnya. (Rizal Siregar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *