Menu Close Menu

Polda Sumut Perintahkan Jajarannya Tingkatkan Pengamanan

Rabu, 16 Mei 2018 | 11:05 WIB
Sumut | Metropublik.com - Setelah Kota Surabaya dilanda bom, kini Polda Riau menjadi sasaran teoris. Untuk meningkatkan keamanan dan mengantisipasi gerakan teroris di Sumut, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan jajarannya untuk menyiagakan personil di masing-masing kantor Polisi sebanyak 2/3 kekuatan.Rabu (16/5/2018).

‘Dalam arahannya Kapoldasu memerintahkan untuk meningkatkan pengetatan pengamanan Mako Poldasu, Brimobda, SPN, Polairud, Sabhara, Lantas dan rumah dinas/jabatan serta perumahan miliki Polri.

Selain itu juga harus mensterilisasi kendaraan dan orang yang akan memasuki Mako dengan membuat barikade berlapis guna memperkecil ruang masuk kelompok penyerang di Mako masing-masing dan asrama.

Tempatkan anggota PAMTUP pada posisi pantau dan Matbar diluar Markas dalam radius aman untutk mengawasi setiap orang dan gerakkan para pihak yang hendak menggambarkan dan melakukan penyerangan (gunakan alat deteksi atau Camera untuk merekam mereka yang akan memasuki areal Markas)

Sahbara dan Brimob agar gunakan rompi anti peluru tanpa helm saat melakukan penjagaan Mako dan atau Asrama.

Tunjuk penanggungjawab jaga Markas denga libatkan perwira yang miliki kemampuan deteksi pengamatan dan penindakkan baik guna dapat mengendalikan anggota jaga.

Gunakan SOP jaga Mako yang berlaku dengan  penuh tanggungjawab dan laporkan perkembangan sikon di wilayahnya masing untuk para kapolres/tabes serta pamatwil polda sesuai pembagian wilayah tugasnya.

Agar bersihakan pedagang atau perparkiran masyarakat umum didepan Mako masing-masing sehingga Pandangan Satuan pengamanan Mako dapat secara bebas memantau hilir mudik setiap orang yang melintasi depan Mako.

Kapoldasu juga memberikan catatan penting yakni manfaat siaga 1 denga menggunakan kekuatan 2/3 dari jumlah anggota yang ada dimasing-masing Satker baik itu Polda, Polres dan Polsek guna memudahkan pemanfaatannya oleh Kasatker masing-masing. (Red)
Loading...

Komentar