HEADLINE NEWS

Polsek Perdagangan Menggelar Razia Pekat Toba Di Simalungun, 5 Pasangan Tidak Resmi Terjaring

Simalungun- Jajaran Polsek Perdagangan menggelar Giat OPS razi Pekat Toba di tempat hiburan malam cafe dan penginapan. Hasilnya, dari Cafe Power di Huta III Pondok Akar, mengamankan 4 orang pekerja cafe dan 5 pasangan bukan suami istri dari beberapa penginapan di Simalungun.

Razia yang digelar, Sabtu (26/5/2018) malam lalu, selain untuk meminimalisir kejahat moral juga upaya penindakan tentang menjamurnya perjudian, prostitusi, miras dan narkoba ditempat hiburan malam di Kabupaten Simalungun.

Petugas Polsek Perdagangan mendatangi Cafe Power di Huta III Pondok Akar, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar, kabupaten Simalungun. Petugas memeriksa pegunjung pria dan wanita, karena ditakuti mereka berpesta obat terlarang atau miras.

Petugas juga mengamankan 4 orang pekerja cafe berinisial MA (37), warga Perbaungan, Kabupaten Deli Serdang, JP (45), warga kecamatan Sitala Sari, Kota Siantar, S (40), warga Huta III Kampung Tempel, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar, Simalungun dan M (37), warga Lantosan, Nagori Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun.

"Bulan suci ramadhan, Demi menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, Kami terus lakukan razia di seluruh tempat hiburan malam," Kata Kapolsek perdagangan AKP Daniel.A.Tambunan, ke Wartawan.

Selain mendatangi cafe-cafe tempat hiburan malam, polisi juga merazia penginapan sundari, diamankan 4 pasangan bukan suami istri yakni, RS (37) bersama P (35) warga Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, kabupaten Simalungun. H (32), bersama YT (33) warga Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, kabupaten Simalungun. SS (55) bersama JM (50) warga Siringan - ringan, Kecamatan Ujung Padang, kabupaten Simalungun dan ZP (34), warga Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Simalungun bersama S (36), warga Kampung Lalang, Medan Sunggal, kota medan.

"Di dalam kamar penginapan Pelangi, kita mengamankan SP (21), warga Tanjung Merawa, Kabupaten Deliserdang, bersama IS (17) warga Taman Sari, Kecamatan Lima puluh, Kabupaten Batu Bara, mereka pasangan bukan suami istri," Ucap Daniel.

Setelah petugas membubarkan sejumlah Penginapan, pengunjung yang terjaring razia dibawa ke polsek perdagangan untuk dilakukan penyidikan.

"Para pekerja cafe dan pengunjung penginapan, kita minta untuk membuat surat pernyataan, yang intinya tidak melakukan kegiatan dan perbuatan tersebut pada saat bulan Ramadhan," Tandas Daniel. (Rizal Siregar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *